Lamborghini Huracan Terbaru Rilis Di Indonesia, Harga Mencapai Rp 9 Miliar

Lamborghini Huracan - www.guideautoweb.comLamborghini Huracan - www.guideautoweb.com

Jakarta supercar asal , Lamborghini baru saja merilis , Lamborghini Huracan LP 580-2 di Indonesia pada Senin (25/9) lalu. Mobil dari klan Huracan tersebut disebut-sebut hanya diproduksi sekali di dunia, alias limited edition. Maka sudah bisa ditebak mobil anyar Lamborghini ini bisa selangit.

Sebagai informasi, kode 2 pada 580-2 mengisyaratkan bahwa mobil Huracan LP 580-2 hanya memakai 2 penggerak saja, yaitu penggerak roda belakang (rear wheel drive). Berbeda dari versi Huracan 610-4 yang memakai 4 roda penggerak (all wheel drive). Meski berbeda di bagian penggerak, tampilan Huracan kali ini masih sama seperti sebelumnya. Yang berbeda hanya bumper saja yang lebih besar, terutama pada airdam di sebelah kanan dan kiri.

Kemudian di bagian velg, khusus untuk Lamborghini Huracan LP 580-2 di Indonesia memakai velg 20 inci berwarna hitam dan desain palang 5 berbentuk prisma. Mobil ini memiliki dimensi panjang 4.459 mm, lebar 1.924 mm, dan tinggi 1.165 mm, serta bobot 1.389 kg dengan kombinasi body dari aluminium, baja, dan carbonfibre.

Salah satu keunggulan yang diusung Lamborghini pada jagoan terbarunya ini ada di sektor berkapasitas 5,2 liter V10 Naturally Aspirated. tersebut diklaim dapat menghasilkan tenaga 580 hp pada 8.000 rpm dan torsi 540 Nm pada 6.500 rpm dengan transmisi dual clutch 7 percepatan.

Lalu berapa harga mobil Lamborghini Huracan LP 580-2 di Indonesia? Karena termasuk barang mewah, maka sudah pasti supercar ini dikenai pajak BBN yang mahal sehingga harga jualnya mencapai Rp 9 miliar on the road. Cukup mahal bukan?

Bagaimana dengan pajak tahunannya? Sudah bisa dibayangkan bila setiap tahun pemilik mobil Lamborghini setidaknya perlu mengeluarkan ratusan juta rupiah untuk pajak mobil. “Lamborghini (Aventador) misalnya, harga Rp 13,5 miliar, pajak tahunannya bisa sampai Rp 200 jutaan,” ucap Kepala Dinas Pajak dan Retribusi DKI Jakarta Edi Sumantri, seperti dilansir Viva.

Ketika memutuskan membeli mobil mewah seperti Lamborghini, konsumen akan dikenai 2 pajak, yakni Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Besar nominal BBN KB ini 10% dari harga kendaraan off the road. Apabila mobil yang dibeli adalah Lamborghini Aventador, maka biaya pajak di awal yang harus dikeluarkan bisa mencapai Rp 1,3 miliar.

Kemudian untuk PKB besarnya 1,5% dari nilai jual kendaraan dan akan menurun tiap tahun karena nilai jualnya juga menyusut. Apabila harganya Rp 13,5 miliar dikalikan 1,5% dan dikalikan 1% tambahan (koefisien mobil sedan dari Permendagri) maka perkiraan PKB-nya sebesar Rp 205 jutaan, belum termasuk SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) dan administrasi.

Loading...