Wacana Perpanjangan PPKM Darurat Bikin Rupiah Bertengger di Zona Merah

Rupiah - sumutinvest.comRupiah - sumutinvest.com

Jakarta tampaknya belum mampu bangkit dari zona merah. Di penutupan perdagangan sore ini, Rabu (14/7), berakhir melemah 16,5 poin atau 0,11 persen ke posisi Rp14.480 per , menurut data dari Index. Pagi tadi, kurs dibuka dibuka melemah sebesar 11,5 poin ke angka Rp14.475 per . Sedangkan terkoreksi 0,09 persen dan bertengger di angka 92,672.

Mayoritas mata uang di Asia juga terpantau melemah. Sampai dengan pukul 15.00 WIB, won peso Filipina menjadi mata uang di Asia yang melemah paling dalam usai melorot 0,60 persen. Disusul dengan won Korea Selatan yang turun 0,28 persen.

Kemudian, ringgit Malaysia yang melemah sebesar 0,17 persen. Lalu baht Thailand dan rupee India sama-sama melemah sebesar 0,12 persen terhadap dolar AS. Selanjutnya, yuan China terdepresiasi 0,10 persen. Tak ketinggalan, dolar Singapura dan dolar Hong Kong tampak melemah, masing-masing sebesar 0,03 persen dan 0,02 persen. Sementara itu, yen Jepang masih menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah naik 0,1 persen. Disusul oleh dolar Taiwan yang menguat tipis 0,01 persen terhadap dolar AS.

Sementara itu, menurut Founder Traderindo.com Wahyu Laksono, dolar AS saat ini sedang berada dalam tren pelemahan sejak sepekan lalu. Imbal hasil (yield) AS atau US Treasury juga terpantau anjlok di dekat level 1,3 persen. Sedangkan Departemen Tenaga Kerja melaporkan bahwa indeks harga (IHK) mengalami kenaikan sebesar 0,9 persen pada bulan Juni 2021, melampaui perkiraan sebelumnya sebesar 0,5 persen “Untuk saat ini secara belum banyak isu penggerak, sehingga rupiah masih terjebak di level Rp14.400,” papar Wahyu.

Oleh sebab itu, Wahyu memperkirakan nilai tukar rupiah masih akan bergerak di kisaran Rp14.400 sampai Rp14.500 hingga akhir pekan ini. Dari dalam negeri, para juga masih menunggu kepastian kabar mengenai perpanjangan PPKM Darurat hingga 6 pekan ke depan. Sentimen tersebut diperkirakan akan menghambat rupiah untuk bisa bergerak menuju level Rp14.200 per dolar AS.

Loading...