Kurs Rupiah Pagi Ini Stagnan, Namun Diprediksi Menguat

Pada pembukaan Senin (7/12) pagi ini, terhadap masih bergerak stagnan. Namun, laju pergerakan terhadap pada hari ini diprediksi mengalami penguatan.

Dikemukakan Dollar Index, saat dibuka hari ini, rupiah stagnan di Rp13.834,00 per dolar AS. Nilai ini melemah sekitar 10 poin atau 0,07% ke Rp13.844,00 per dolar AS, dan bergerak di kisaran Rp13.823,00 hingga Rp13.834,00.

Namun, menurut Kepala Riset NHKSI, Reza Priyambada, laju kurs tengah rupiah bakal kembali . Hal ini disebabkan melemahnya laju dan terhadap laju dolar AS.

“Kombinasi antara imbas pernyataan Yellen (Gubernur Fed) yang mengindikaskan lampu hijau untuk kenaikan Fed Rate, dan pernyataan Draghi terkait perpanjangan waktu pemberian stimulus sebesar 60 miliar euro, tidak langsung membuat laju (kurs tengah) rupiah tertekan.” kata Reza. “Akibatnya, laju kurs tengah rupiah mampu berbalik dari tren pelemahannya.”

Ditambahkannya, jika tren ini dapat berlanjut, besar kemungkinan laju (kurs tengah) rupiah dapat kembali melanjutkan penguatannya. Namun, harus tetap mencermati sentimen yang ada dan mewaspadai jika pelemahan mulai kembali muncul.

Pada Jumat (4/12) lalu, rupiah ditutup menguat 11 poin atau 0,08% ke Rp13.834,00 per dolar AS. Sementara, indeks dolar AS yang menjadi acuan kekuatan terhadap 10 utama dalam lima hari terakhir meninggalkan level puncaknya di angka 100, yaitu sejak 1 Desember 2015. Namun pada pukul Senin (7/12) pukul 06.19 WIB, indeks dolar AS melemah 0,08% ke 98,271.

Loading...