Kurs Rupiah Melemah Bersama-sama Mata Uang Regional

Jakarta rupiah pada awal pekan ini ditutup 99 poin atau 0,73 % ke angka Rp. 13.722/US$. Pelemahan rupiah ini terjadi seiringan dengan melemahnya regional di . Sepanjang telah tercatat kurs rupiah bergerak pada level Rp. 13.643/US$ dan Rp. 13.726/US$.

Sebelumnya pada pukul 15.41 WIB telah terjadi pelemahan rupiah sebesar 90 poin atau setara dengan 0,66 % ke angka Rp. 13.713/US$. Sebelumnya PT Investa Saran Mandiri juga memperkirakan pada pekan ini rupiah akan bergerak di kisaran Rp. 13.200 – 13.530 dan resisten Rp. 13.800 – 13.875.

Managing Patner PT. Investa Saran Mandiri, Kiswoyo Adi Joe mengatakan bahwa kurs sepekan lalu melemah sebesar 10 poin, membentuk candle dengan body kecil dan shadow bawah sekaligus atas. Dalam sebuah risetnya yang diterima hari ini dia mengatakan “mengindikasikan perlawanan atas kenaikan”.

Tidak hanya kurs rupiah saja yang melemah, tetapi kurs mata uang negara-negara lain di Asean pun juga demikian. Dolar melemah sebesar 0,04 %, Filipina melemah 0,37%, 0,24 %, dan baht Thailand 0,32 %. Data tersebut diambil ketika pukul 14.00 WIB.Rupiah Anjlok Melemah

Meskipun yang lain ikut melemah, namun kurs rupiah tercatat melemah paling besar yakni 99 poin atau setara dengan 0,73 %. Padahal pada pukul 14.00 WIB tadi siang baru menyentuh pelemahan sebesar 79 poin atau 0,59 %.

Sebenarnya pada menjelang penutupan tadi, telah terjadi gerak fluktuasi spot. Gerakan ini menyebabkan kurs rupiah hanya melemah 74 poin atau 0,54% ke angka Rp. 13.697/US$. Bahkan saat pembukaannya sendiri hanya melemah sebesar 0,25 % atau 34 poin saja. Kondisi ini seakan berubah drastis setelah memasuki masa jelang penutupan.

Loading...