Rupiah Dibuka Turun Tipis Menjelang Pengumuman Suku Bunga BI

Rupiah - www.jatengpos.comRupiah - www.jatengpos.com

Jakarta – Kurs rupiah dibuka melemah sebesar 3 poin atau 0,02 persen ke level Rp13.698 per AS di awal pagi hari ini, Kamis (20/2). Kemarin, Rabu (19/2), nilai tukar Garuda mengakhiri sore dengan penguatan tipis 1 poin atau 0,01 persen ke posisi Rp13.695 per USD.

Indeks dolar AS yang mengukur pergerakan the Greenback terhadap sejumlah mata uang utama terpantau menguat. Pada akhir perdagangan Rabu atau Kamis pagi WIB, indeks dolar AS naik 99,73, sebelum akhirnya memangkas kenaikannya dengan penguatan 0,16 persen ke angka 99,601.

Selera terhadap aset berisiko belakangan kembali meningkat karena disusul penurunan kasus baru di China dan ekspektasi terkait lebih banyak stimulus kebijakan dari China. Dolar AS melambung berkat sejumlah data ekonomi Amerika Serikat yang positif dan risalah pertemuan kebijakan terakhir yang mengisyaratkan optimisme hati-hati terhadap ekonomi.

Berdasarkan data terbaru, perumahan di AS turun lebih rendah dari perkiraan pada Januari, sedangkan izin mendirikan bangunan meningkat hampir ke level tertinggi 13 tahun. Data lain juga menunjukkan produsen bulan lalu naik paling tinggi dalam lebih dari 1 tahun.

Menurut Ekonom Pefindo Fikri C. Permana, gerak rupiah saat ini dipengaruhi sentimen positif yang diterima USD. Selain itu, penguatan harga minyak dunia Brent pun membuat gerak rupiah tertahan.

Analis Monex Investindo Futures Ahmad Yudiawan menambahkan, gerak rupiah terkoreksi masih karena dipengaruhi wabah virus corona yang berpusat di China. Hal itu pula yang mengakibatkan ekonomi China melambat. “Di samping virus corona, penguatan dolar AS juga turut menekan rupiah,” ujar Yudi, seperti dilansir Kontan.

Yudi memperkirakan jika gerak rupiah hari Kamis ini akan lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen dari dalam negeri, salah satunya adalah Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang dijadwalkan bakal mengumumkan suku bunga acuannya pada Kamis (19/2) siang nanti. Fikri berpendapat, BI kemungkinan akan menurunkan suku bunga acuan Februari 2020 sebesar 25 bps. Bulan lalu, BI menahan suku bunga atau BI 7-Day Repo Rate di level 5 persen.

Loading...