Gerak Terbatas, Kurs Rupiah Melemah Tipis di Pembukaan

Rupiah - www.aktual.comRupiah - www.aktual.com

Jakarta – Kurs dibuka melemah tipis sebesar 2,5 poin atau 0,02 persen ke posisi Rp13.960 per di awal pagi hari ini, Jumat (27/12). Kemarin, Kamis (26/12), mata uang Garuda berakhir terapresiasi 21 poin atau 0,15 persen ke level Rp13.958 per USD.

Sementara itu, indeks yang mengukur pergerakan the terhadap sekeranjang mata uang utama terpantau melemah. Pada akhir perdagangan Kamis atau Jumat pagi WIB, indeks melemah terhadap mata uang yang sensitif terhadap perdagangan, seperti dolar Australia dan dolar Selandia Baru. Adapun dolar Australia 0,38 persen lebih tinggi dari , sedangkan dolar Selandia Baru menguat 0,57 persen.

Di sisi lain, rupiah justru semakin bertenaga menjelang tutup tahun walaupun di pasar uang cenderung sepi. Ekonom PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Fikri C Permana mengungkapkan bahwa likuiditas di pasar keuangan saat ini juga relatif terbatas. Oleh sebab itu, gerak rupiah pun ikut terbatas, sehingga penguatannya pun tak terlalu besar. Rupiah pun kemarin menguat akibat melemahnya dolar AS.

“Saya lihat sudah agak sepi dari biasanya, atau likuiditas cenderung terbatas. Karenanya pergerakan rupiah juga terbatas. Apresiasi tersebut sepertinya lebih didorong oleh pergerakan indeks dolar yang juga turut turun di hari ini,” kata Fikri, seperti dilansir Kontan.

Sedangkan pada perdagangan hari ini, Fikri memprediksi jika pasar akan menanti data klaim pengangguran Serikat dan stok mentah AS yang juga akan dilaporkan pada hari ini. “Kalau data jobless claim lebih lemah dari konsensus sepertinya rupiah akan bisa menguat, begitupun bila minyak dunia juga menurun,” ungkap Fikri.

Senada, Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim juga menyatakan bahwa kondisi pasar usai libur Natal masih cenderung sepi, sehingga fluktuasi rupiah pun tak terlalu signifikan. “Pasar mata uang global juga masih dalam suasana libur dan pelaku pasar masih tampak enggan untuk masuk ke perdagangan jadi wajar pergerakan rupiah juga terbatas,” ungkapnya, seperti dikutip dari Bisnis.

Loading...