Rupiah Rebound Berkat Prospek Kesepakatan Dagang AS-China

Rupiah - www.moneysmart.idRupiah - www.moneysmart.id

Jakarta dibuka menguat 72,5 poin menjadi Rp14.605/USD di awal pagi hari ini, Kamis (27/8). Kemudian rupiah lanjut menguat sebesar 70 poin atau 0,48 persen ke angka Rp14.607,5 per AS. Kemarin, mata uang Garuda berakhir terdepresiasi cukup dalam sebesar 28,5 poin atau 0,19 persen ke posisi Rp14.677,6 per USD.

Indeks dolar AS yang mengukur pergerakan the Greenback terhadap enam mata uang utama terpantau melemah tipis. Pada akhir perdagangan Rabu atau Kamis pagi WIB, indeks dolar AS tergelincir 0,01 persen jadi 93,0048 lantaran para pelaku kini tengah menantikan pidato utama dari Gubernur Jerome Powell.

Pada Kamis, Powell dijadwalkan untuk menyampaikan pidatonya di Jackson Hole Economic Policy Symposium terkait tinjauan kerangka kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat. Menurut para ahli, para pun akan mencari petunjuk terkait stimulus lebih lanjut dan dampaknya terhadap dolar AS.

Sementara itu, Ekonom Bank Permata, Josua Pardede menilai, langkah Amerika Serikat dan China yang kembali berkomitmen untuk membahas kesepakatan dagang dapat menjadi sentimen untuk rupiah pada Kamis (27/8).

Lebih lanjut Josua memprediksi bahwa volume perdagangan kemungkinan masih cenderung terbatas dan rupiah berpeluang untuk bergerak stabil. Akan tetapi, Josua pun optimis apabila terjadi pelemahan maka tak akan terlalu signifikan lantaran terbantu oleh sentimen positif dari perkembangan perang dagang antara AS dan China yang progresif.

Di samping itu, perkembangan vaksin yang sudah mulai diproduksi secara massal pun berpotensi untuk mendorong dolar AS terlempar ke zona merah. “Risk on kembali muncul,” ucap Josua, seperti dikutip dari Kontan.

Analis Valbury Futures Lukman Leong menambahkan bahwa rupiah hari ini berpeluang untuk cenderung bertahan pada level saat ini. “Masih berpotensi melemah tetapi tidak signifikan,” kata Lukman.

Josua memperkirakan rupiah akan bergerak di level Rp14.600 per dolar AS sampai Rp14.700 per dolar AS di perdagangan hari ini. Sedangkan Lukman memprediksi kisaran rupiah berada di angka Rp14.625 per dolar AS hingga Rp14.800 per dolar AS.

Loading...