Klaim Pengangguran AS Naik, Kurs Rupiah Diprediksi Bakal Menguat

Rupiah - inapex.co.idRupiah - inapex.co.id

Jakarta – Nilai tukar mata uang Garuda pada perdagangan pagi hari ini, Jumat (21/8) berada di posisi Rp14.782 per AS, menurut data dari Yahoo Finance. Sebelum libur Tahun Baru Islam 1442 Hijriah, Rabu (19/8) sore, kurs ditutup terapresiasi 72,5 poin atau 0,49 persen ke posisi Rp14.772,5 per , seperti dilansir dari Index.

Indeks yang mengukur pergerakan the terhadap sekeranjang mata uang utama terpantau sedikit menurun. Pada akhir perdagangan Kamis atau Jumat pagi WIB, indeks dolar AS tergelincir 0,09 persen jadi 92,7998 usai data menunjukkan bahwa Amerika Serikat yang mengajukan tunjangan pengangguran meningkat kembali di atas angka 1 juta minggu lalu.

Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat melaporkan bahwa klaim awal pengangguran AS, kasar untuk mengukur tingkat PHK (pemutusan hubungan kerja), meningkat sebesar 135.000 ke angka 1,106 juta pada pekan yang berakhir tanggal 15 Agustus 2020. Angka tersebut menggambarkan tingkat pengangguran yang masih tinggi di Paman Sam, demikian seperti dilansir Xinhua. Sedangkan menurut para ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memprediksi terdapat 910.000 klaim pengangguran baru dalam kurun waktu seminggu.

Sementara itu, dari dalam negeri rupiah diprediksi akan menguat di akhir pekan ini. Menurut Head of Economics Research Pefindo Fikri C Permana, rupiah berpotensi menguat pada hari ini karena secara teknikal sudah cukup tertekan selama 2 pekan terakhir.

“Di samping itu, data resesi 14 negara yang sudah terkonfirmasi, ditambah 13 negara yang mungkin menyusul, masih belum memasukkan nama Indonesia. Sehingga seharusnya secara fundamental Indonesia dan rupiah dipandang cukup kuat, ini bisa menjadi katalis positif bagi rupiah,” ujar Fikri, seperti dikutip dari Kontan.

Fikri menambahkan, dengan semakin tingginya kekhawatiran terhadap resesi di negara-negara counterparty dolar AS, khususnya Uni Eropa dan Jepang, dapat membuat US Treasury dan indeks dolar AS tidak semakin naik. Hal itu pula yang diperkirakan dapat menjadi hal positif untuk menopang pergerakan rupiah di akhir pekan ini.

Loading...