Pilkada Berlangsung Aman, Rupiah Pagi Ini Menguat ke Rp14.095/USD

Rupiah - beritakompas.comRupiah - beritakompas.com

Jakarta mengawali setelah libur Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) dengan penguatan sebesar 15 poin atau 0,11 persen ke angka Rp14.095 per dolar AS di pagi hari ini, Kamis (10/12). Sebelumnya, Rabu (9/12), nilai tukar rupiah menurut data dari Yahoo Finance terpantau menguat 23 poin atau 0,16 persen ke posisi Rp14.137 per USD.

Indeks dolar AS yang mengukur pergerakan the terhadap sekeranjang mata uang utama terpantau menguat. Pada akhir perdagangan Rabu atau Kamis pagi WIB, indeks dolar AS naik 0,1 persen jadi 91,027 ketika momentum mereda dengan saham-saham di bawah tekanan. Namun, kabar (Covid-19) yang positif dan prospek lebih banyak stimulus fiskal AS tahun depan diprediksi dapat meredam kenaikan dolar AS.

“Nasdaq jatuh dua persen dan setiap kali Anda melihat merah di layar Anda, itu adalah alasan lain untuk membeli dolar. Saya pikir kita berada pada titik yang cukup menarik di sini. Saya melihat S&P dan saya melihat bearish di mana saham lebih fluktuatif dan itu membuat saya mual memikirkan kerugian lebih lanjut,” ucap Erik Bregar, kepala strategi valas di Exchange Bank of Canada di Toronto, seperti dilansir Antara.

Sedangkan rupiah diperkirakan masih diselimuti oleh berbagai sentimen positif dan berpotensi untuk menguat pada perdagangan hari ini. Katalis positif tersebut berasal dari dalam maupun luar negeri. Menurut Head of Economics Research Pefindo Fikri C Permana, penyelenggaraan Pilkada yang aman kemarin dapat mendukung gerak rupiah karena menambah kepercayaan para investor.

“Sementara dari luar, perkembangan vaksin dari Johnson & Johnson yang sudah hampir lolos uji klinis akan membuat aliran dana ke emerging market seperti Indonesia akan kembali mengalir pada esok hari. Di satu sisi, indeks dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah Rabu (9/12),” kata Fikri, seperti dikutip dari Kontan.

Lebih lanjut Fikri menambahkan, lemahnya USD merupakan respons dari optimisme pasar usai Janet Yellen digadang-gadang bakal jadi Menteri Keuangan AS di era kepemimpinan Joe Biden. Yellen sendiri sebelumnya sempat menjabat sebagai Gubernur Federal Reserve dan diprediksi akan melakukan kebijakan pro stimulus perekonomian Amerika Serikat.

Loading...