Kurs Dollar Masih Mengambang, Rupiah Menguat Tipis

Jakarta – Kurs rupiah hari ini dibuka sebesar 0,22 % atau 30 poin ke angka Rp. 13.688 per dolar pada Rabu (25/11/2015). Garuda itupun terus mengalami penguatan 0,51 % atau 70 poin ke tingkat Rp. 13.648 per dolar AS. Penguatan yang cukup signifikan ini telah terjadi pada pukul 08.02 WIB. Namun sebelumnya rupiah telah sebesar 4 poin atau 0,03 % ke level Rp. 13.718 per dolar AS dari hari sebelumnya Rp. 13.722/US$.

Citigroup Inc, salah satu trader valas terbesar di dunia, mengungkapkan bahwa kurs dolar sulit menguat tajam setelah The Fed menaikan dengan acuan bulan Desember. Kenaikan stimulus oleh European Central Bank juga tidak akan mendorong dolar terapresiasi tajam dengan nilai .

“Investor sebaiknya tidak menunggu sampai rapat untuk mengambil untung. Jika ada yang di jangka panjang, maka rapat tidak akan insentif terhadap apa-apa” ujar Steven Englander kepada Citigroup kepada Bloomberg.

IHSG-2
Perjalanan kurs rupiah hari ini cukup signifikan. Telah terjadi beberapa penguatan yang cukup tajam. Misalnya saja pada pukul 08.55 setelah dibuka rupiah terapresiasi sebesar 44 poin atau 0.32 % ke angka Rp. 13.674 per Serikat. Kemudian penguatan terjadi kembali setelah memasuki pukul 11.25, kali ini rupiah menguat sebesar 59 poin atau 0.43 % ke level Rp. 13.659 per dolar AS.

Penguatan kurs rupiah pun juga terjadi mulai dari pukul 12.00 s.d 13.35. Meskipun kurang tajam, kali ini rupiah kembali menguat mulai dari 20 hingga 24 poin ke level tertinggi Rp. 13.694 per dolar AS.

Akhirnya setelah penutupan hari ini, Rabu (25/11/2015) kurs rupiah telah ditetapkan menguat sebesar 28 poin atau 0,20 % ke level Rp. 13.690 per dolar Amerika Serikat. Penguatan mata uang rupiah ini terjadi karena penguatan mayoritas mata uang di . Nampaknya, penembakan oleh Turki terhadap Rusia tidak berpengaruh besar terhadap nilai mata uang . Sepanjang hari ini tercatat rupiah bergerak di level Rp. 13.633/US$ – Rp. 13.708/US$.

Loading...