Kurs Dolar Singapura : Mata uang Asia diperkirakan lebih stabil tahun depan di tengah penguatan dolar AS

SGDSebagai dampak dari penguatan Dolar Amerika Serikat , Dolar Singapura-pun mengalami penguatan hingga mencapai 1,30/USD, hal ini merupakan yang merupakan pertama kalinya sejak akhir 2011. Setidaknya hal inilah yangdikatakan analis  tentang mata uang Asia yang akan berfluktuasi pada tahun depan () lebih dari tahun ini ().

Sebelumnya, Dolar Singapura yang dikenal sebagai mata uang “” di Asia-pun tidak luput dari gelombang depresiasi mata uang Asia terhadap . Dolar Singapura mengalami tekanan berat baru-baru ini menjelang diadakannya pertemuan oleh Amerika Serikat pada 20 November 2014 lalu. UOB Global Economics and research market mengatakan bahwa kekuatan Dolar Amerika Selanjutnya akan menuju 1,3453/USD. Prediksi yang tidak akan mengejutkan pada kuartal pertama tahun 2015. Singapura diperkirakan akan lebih tangguh daripada rekan-rekan sesama mata uang Asia lainnya. Namun HSBC mengatakan bahwa tindakan kebijakan ECB dan Bank of Japan (BoJ) juga pasti mempengaruhi.

Bebebrapa mata uang Asia yang memiliki saldo eksternal relatif tinggi seperti China, Korea Selatan dan Dolar Singapura akan bertahan, tindakan kebijakan dari ECB dan Bank of Japan terkait dengan persiapan terhadap greenback hanya akan membuat mata uang Asia makin terpuruk. Selain itu, kebijakan terkait negara-negara Asia juga cenderung mendorong pada kelemahan mata uang lokal (Dolar Singapura) dikarenakan yang terjadi di banyak negara dan pertumbuhan yang melambat.

Loading...