Kurs Dolar Mulai Rebound, Rupiah Rentan Alami Tekanan

Pada perdagangan awal pekan (21/12) ini, nilai tukar terhadap dolar dibuka menguat 24 poin atau 0,17% ke level Rp13.896 per dolar AS. Namun sepanjang perdagangan hari ini, dinilai masih rentan mengalami tekanan seiring nilai tukar dolar AS yang terus menguat.

Menurut laporan Indeks pukul 08.30, rupiah kembali terdepresiasi 16 poin atau 0,11%. Nilai rupiah terhadap dolar AS berada di level Rp13.902 per dolar AS.

Meski sempat melemah setelah euforia penaikan suku bunga , dolar AS kembali terapresiasi seiring investor yang kembali fokus terhadap realita kondisi makroekonomi global. Selain itu, kembali anjloknya mentah dunia juga ikut mendongkrak laju dolar AS.

Namun menurut Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada, pelemahan yang terjadi pada cenderung tipis. “Pasalnya, ada penguatan di sejumlah mata uang lainnya seperti yen, yuan, , rupee, dan stabilnya suku bunga BI,” papar Reza.

“Meski begitu, pelaku harus tetap menjaga dan mengawasi laju rupiah yang masih rentan akan potensi pelemahan lanjutan,” sambungnya. “Untuk itu, tetap cermati imbas kembali positifnya laju dolar AS terhadap laju rupiah nantinya.”

Reza memprediksi, rupiah berdasarkan kurs tengah akan berada pada rentang Rp14.020 hingga Rp14.048 per dolar AS. Sementara, pada perdagangan akhir pekan lalu (18/12), kurs tengah melemah 4 poin atau 0,03% ke level Rp14.032 per dolar AS.

Loading...