Kurs Dolar AS di BI Sore Ini Sentuh Rp14.000

Nilai tukar dolar AS terhadap rupiah awal pekan ini (Senin, 11/1) semakin menguat. Dalam situs resmi , sore ini pukul 16.05 WIB, nilai tukar UKA jual dolar AS terhadap rupiah berada di level Rp14.435. Dolar AS menguat 61 poin dibandingkan akhir pekan (8/1) lalu yang berada di level Rp14.374. Sementara, nilai tukar UKA beli dolar AS berada di level Rp13.435.

Adapun BI pada hari ini menembus level Rp13.935 per dolar AS. Dolar AS menguat 61 poin atau 0,44% dari penutupan perdagangan kemarin yakni di level Rp13.874. Sementara pada pembukaan pagi, laju dolar AS terhadap rupiah menguat di level Rp13.860.

Tahun ini, tekanan dolar AS memang diprediksi kian dahsyat. Bahkan, Bank Indonesia sudah mewanti-wanti adanya potensi dolar AS super kuat atau momentum super dolar AS. “Melesatnya kurs mata uang Paman Sam ini terjadi akibat menukiknya mentah dunia,” ujar Ekonom Samuel Asset Management, Lana Soelistianingsih.

Ditambahkan Lana, mengutip laporan estimasi Executive Board IMF untuk Iran, jika sanksi Iran dilepas, maka produksi minyak akan melimpah. “Hal tersebut bisa membuat harga minyak menyentuh 20 dolar AS per barel. Ekspor berbasis komoditas otomatis kian , sehingga pasokan dolar AS menyusut,” sambungnya.

“Investor kemungkinan juga akan beralih untuk memegang instrumen dolar AS karena dinilai lebih aman,” imbuh Lana. “Pelemahan mata uang oleh otoritas juga berpotensi semakin menguatkan laju dolar AS.”

Pendapat serupa diutarakan Ekonom Samuel Sekuritas, Rangga Cipta. “Gejolak Cina, serta membaiknya data akan menjadi ancaman untuk rupiah. Tercatat, nonpertanian AS naik menjadi 292 ribu, melebih ekspektasi pasar,” jelas Rangga.

Sementara untuk kurs jual hari ini, rupiah berada di level Rp14.005 per dolar AS. Adapun kurs beli berada di level Rp13.865 per dolar AS.

Loading...