Kunjungan Mike Pence ke Indonesia Isyaratkan ASEAN Penting Bagi AS

Wakil Presiden AS, Mike Pence - asia.nikkei.com

Kunjungan Wakil Presiden AS, Mike Pence, ke Jakarta pada Rabu (19/4) bisa jadi sebagai upaya Paman Sam untuk lebih memperkokoh fondasi di , dan pada umumnya, yang telah dibangun sejak pemerintahan George W. Bush dan Barack Obama. Pence datang ketika cemas menanti sinyal dari Presiden Donald Trump bahwa AS tidak akan mengabaikan kawasan ini, meski saat ini fokus mereka berada di Timur Tengah, Eropa, dan Asia Utara.

Untuk urusan Trump, kunjungan Pence memberikan platform yang berharga guna menyampaikan pesan penting ke Indonesia dan Asia Tenggara, salah satunya terkait dengan kesalahpahaman kawasan ini mengenai sikap AS terhadap . Indonesia adalah berpenduduk terbesar di dunia, tetapi demokrasi sekular telah sukses membina toleransi beragama. Pence dapat menyampaikan sebuah pesan penghormatan dan penghargaan atas keragaman agama dan budaya.

Kedua, Pence juga dapat menyampaikan pesan yang kuat mengenai kepemimpinan ekonomi AS. Indonesia sendiri adalah salah satu ekonomi terbesar dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Kamar Dagang AS dalam sebuah penelitian baru-baru ini menemukan bahwa hubungan ekonomi bilateral AS-Indonesia sudah bernilai 90 miliar per tahun, dan dapat meningkat menjadi 132 miliar AS pada tahun 2019 jika dalam kondisi menguntungkan.

Indonesia memang bukan termasuk anggota Trans-Pacific Partnership, namun Presiden Joko Widodo telah membuat prioritas untuk meningkatkan dan investasi. Jokowi memberikan isyarat ketertarikan Indonesia untuk bergabung dengan perjanjian yang dipimpin AS selama berkunjung ke Washington pada 2015 lalu dan telah mencari kesepakatan dengan mitra seperti Uni Eropa guna mengatasi hambatan yang endemik.

Di samping itu, Jokowi juga mencari mitra internasional untuk memenuhi kebutuhan yang mendesak akan infrastruktur dan modernisasi energi. Indonesia memang telah bekerja sama dengan China dan negara-negara lain dalam upaya ini, namun AS masih ditempatkan dengan baik untuk memainkan peran penting dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur dan energi Indonesia di masa depan.

Ketiga, rencana kunjungan Pence ke Sekretariat , yang berkantor pusat di Jakarta, bisa dijadikan kesempatan untuk menyampaikan dukungan administrasi Trump mengenai tatanan di kawasan Asia Pasifik, mendorong stabilitas regional, integrasi ekonomi, dan lingkungan keamanan yang sehat. Trump sendiri berencana menghadiri pertemuan puncak Asia Pacific Economic Cooperation di Hanoi pada bulan November dan East Asia Summit di Manila pada bulan berikutnya.

Akhirnya, Indonesia dan AS juga akan berbagi kepentingan maritim yang penting, termasuk kebebasan navigasi dan penyelesaian sengketa maritim secara damai di kawasan ASEAN. Jakarta memang berusaha menghindari posisi publik dalam perselisihan teritorial Laut China Selatan, namun pejabat setempat semakin khawatir dengan ketegangan di kawasan ini.

Sebagai mantan gubernur reformis di Indiana, Mike Pence memang sangat ideal untuk melibatkan Indonesia mengenai isu-isu ini. Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta dan pemimpin Indonesia saat ini, Jokowi juga dikenal sebagai walikota populer di Solo. Latar belakang yang serupa ini memberikan dasar ideal untuk pertemuan pemikiran mengenai masalah-masalah praktis pemerintahan.

Loading...