Kuasai Produksi Pabrik Tiap Tahun, Ini Harga Pakan Ayam Petelur Cargill

Pakan Ayam Petelur - www.temanc.comPakan Ayam Petelur - www.temanc.com

Produsen pakan di Indonesia memang ada bermacam-macam. Salah satu yang cukup terkenal adalah asal Amerika Serikat, Cargill yang juga memiliki di Tanah Air. Tiap tahunnya PT Cargill Indonesia berupaya untuk terus meningkatkan pakan ternak. Tahun 2016 lalu Cargill mencatat pakan ternak hingga 500 ribu ton dan tahun 2017 naik 20% jadi 600 ribu ton.

Kenaikan produksi ini tentunya tidak terlepas dari beroperasinya pabrik baru di Pasuruan, Jawa Timur yang memiliki kapasitas produksi hingga 100 ribu ton per tahun. “Pabrik baru yang beroperasi ini dilengkapi dengan banyak fasilitas pengering dan Silo yang tidak dimiliki pabrik lainnya,” kata Direktur Cargill Indonesia Arief Susanto, seperti dilansir Kontan.

Hingga kini Cargill memang fokus memproduksi pakan ternak unggas karena pakan ternak unggas menguasai sekitar 80% dari total produksi pakan ternak tiap tahunnya. Lalu disusul dengan pabrik pakan ikan dan sapi. Cargill sendiri merasa perlu meningkatkan produksi pakan ternak lantaran potensi pakan ternak dalam negeri cukup besar. “Apalagi akan protein Indonesia itu rata-rata naik 10% per tahun, jadi masih ada prospek untuk mengembangkan pabrik pakan ternak lagi,” bebernya.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan pasokan untuk produksi pakan ternak, Cargill Indonesia membutuhkan sekitar 150 ribu ton hingga 200 ribu ton jagung per tahun. Sebanyak 70% kebutuhan jagung dipenuhi dari dalam negeri, sedangkan 30% sisanya dipasok dari luar negeri atau impor.

pakan ayam petelur Cargill dibanderol bervariasi tergantung jenisnya. Sebagai contoh, pakan dedak atau katul Grantek sekitar Rp 1.500 per kilogram atau Rp 85 ribuan per karung isi 50 kg, lalu ada juga katul baru yang harganya Rp 1.750 per kg atau Rp 95 ribuan per karung 50 kg, katul giling Rp 2.500 per kg atau Rp 135 ribuan per karung, katul separator sedang Rp 3.500 per kg atau Rp 185 ribuan per sak, dan katul separator super harganya berkisar Rp 4.000 per kg atau Rp 270 ribuan per karung isi 50 kg.

Loading...