Kualitas Panen Bagus, Harga Gabah di Atas Rp4.000 per Kg

gabah di hampir seluruh daerah di saat ini memang sedang tinggi. Pasalnya, kualitas pada pertengahan tahun ini dinilai sangat bagus dan jauh berbeda pada periode yang sama tahun lalu.

Di wilayah Kabupaten Pidie, Aceh, gabah yang dipotong dengan menggunakan pemotong Rp4.800 per kg. Sementara, harga gabah yang dipotong secara manual menggunakan sabit mencapai Rp4.900 per kg. “Naiknya harga gabah di tingkat ini dipicu kualitas hasil panen yang sangat bagus,” terang Kilang Padi Said Gade Bungie (SGB) Desa Raya Paya, Kabupaten Pidie, Teuku Bustami.

Tingginya harga gabah ini pun menjadi berkah bagi para petani. Di Kabupaten Soppeng misalnya, harga gabah rata-rata Rp3.800 per kg. Sementara, rata-rata petani di Soppeng mampu panen dua hingga tiga kali tiap tahun dengan hasil mencapai 300.000 ton dalam sekali panen. “Jika ditotal keseluruhan, gabah laku terjual mencapai Rp1,1 triliun,” kata Wakil Bupati Soppeng, Supriansa.

Hal yang sama terjadi di wilayah regional Bima. Harga gabah kering di wilayah itu saat ini mencapai Rp4.200 per kg. Sementara, harga pembelian sebesar Rp3.700 per kg. “Petani sekarang sudah menikmati harga yang sudah dibeli oleh Bulog,” terang Kepala Bulog Sub-divisi II Regional Bima, R. Gunadharma.

Menurut Badan Pusat Statistik (), harga gabah kering giling pada bulan Juli lalu secara nasional rata-rata mencapai Rp5.380,28 per kg. Sementara, harga gabah kering panen rata-rata Rp4.375,50 per kg. Dan, harga gabah berkualitas rendah masih berada di kisaran Rp3.831,21 per kg.

Loading...