Korea Selatan Resmi Ekspor Kapal Selam Pertama ke Indonesia

Korea Selatan Ekspor Kapal Selam ke Indonesia - asia.nikkei.comKorea Selatan Ekspor Kapal Selam ke Indonesia - asia.nikkei.com

SEOUL – Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering pada hari Rabu (2/8) kemarin resmi mengirimkan kapal selam buatan mereka ke untuk masuk ke dalam jajaran kapal perang TNI AL. Ekspor tersebut menjadi pengiriman kapal selam pertama ke bagi sebuah bisnis di Korea Selatan, sekaligus menjadikan Negeri Ginseng sebagai negara kelima pengekspor kapal selam setelah Jerman, Inggris, Perancis, dan Rusia.

Menurut , kapal selam yang memang dikembangkan untuk ekspor tersebut membentang sejauh 61 meter dari busur hingga buritan serta menawarkan delapan tabung peluncur dan senjata terkini. Kapal tersebut dikatakan mampu menempuh jarak sejauh 18.520 km tanpa singgah di pelabuhan, atau setara perjalanan Korea Selatan-Los Angeles PP. Penyerahan kapal diesel seberat 1.400 ton ini juga menandai keberhasilan dalam mengomersialkan baru berbasis Jerman.

Ekspor industri pertahanan Korea Selatan akhir-akhir sebenarnya cenderung mengalami penurunan, dengan ‘hanya’ mencapai sekitar 2,5 miliar AS pada tahun 2016, melorot dari angka puncak yang menembus 3,6 miliar AS pada tahun 2014. Namun, serah-terima kapal selam kepada Indonesia bisa menjadi titik terang yang telah lama ditunggu pemerintah Negeri Ginseng.

Sebelumnya, Daewoo memang telah melakukan kontrak sekitar 1,1 miliar dolar AS pada tahun 2011 lalu guna menyediakan tiga kapal selam untuk Indonesia. Salah satu dari dua sisanya sedang dibangun, dan Daewoo berencana membangun model yang ketiga di Indonesia setelah memberikan dukungan teknologi kepada di negara tersebut.

Selain kapal selam, operasi industri pertahanan Daewoo juga mencakup pembangunan kapal perang yang didukung dengan Aegis Combat System, dan perusahaan tersebut telah menerima permintaan dari Kementerian Pertahanan Inggris untuk membuat kapal induk pendukung. CEO Daewoo, Jung Sung-leep, mengatakan bahwa ia berharap dapat meningkatkan daya saing teknologi Daewoo dan berkontribusi untuk memperkuat kekuatan angkatan laut Korea Selatan.

Sementara itu, dalam acara peresmian kapal selam bernama KRI Nagapasa 403 yang dilakukan di dermaga galangan kapal DSME209, Busan, Korea Selatan, Menteri Pertahanan RI, Ryamizard Ryacudu, hadir bersama Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Ade Supandi, dan Dubes Indonesia untuk Korea Selatan, Umar Hadi. Pemberian nama KRI Nagapasa 403 dilakukan Ibu Menhan RI, Nora Ryamizard, dengan pemecahan kendi sebagai tanda simbolis pemberian nama kapal.

Loading...