Kontrol Tekanan Berlebih, Ini Harga Safety Valve Yoshitake

Safety Valve Yoshitake - www.bukalapak.comSafety Valve Yoshitake -

JAKARTA – Safety valve merupakan sebuah yang sering digunakan untuk melindungi dari tekanan yang berlebihan. Perangkat ini sering diaplikasikan pada seperti minyak dan gas. Di sendiri, sudah ada beragam merek safety valve, salah satunya Yoshitake. Cocok untuk penyaluran air dingin dan panas serta cairan tidak berbahaya lainnya, safety valve Yoshitake berkisar jutaan .

Yoshitake sendiri adalah asal Jepang yang memproduksi produk-produk antara lain steam trap, air vent, flexible joint, sight glass, hingga safety valve dan pressure reducing valve. Khusus untuk produk safety valve buatan Yoshitake, perangkat ini sudah bebas di pasaran dan dapat Anda beli di berbagai situs jual beli online domestik.

asal Negeri Matahari Terbit sudah meluncurkan beragam tipe safety valve ke pasaran global. Yoshitake Safety Relief Valve 25A misalnya, sekarang ditawarkan dengan harga Rp2,6 juta hingga Rp2,7 jutaan. Produk ini diklaim punya rentang tekanan 0,05 hingga 1 MPa dengan suhu maksimal 220 derajat Celcius. Sementara, varian Yoshitake Safety Relief AL-160 20A dilepas dengan banderol Rp2,35 jutaan.

“Safety valve adalah katup yang bertindak sebagai pelindung peralatan agar tidak meledak atau rusak, yang terutama dipasang di bejana bertekanan seperti pabrik kimia, ketel listrik, dan tangki gas,” tulis Fukui Seisakusho dalam situs resminya. “Safety valve juga bisa disebut sebagai alat pengaman akhir yang mengontrol tekanan dan mengeluarkan sejumlah cairan dengan sendirinya tanpa dukungan daya listrik.”

Safety valve, dan juga relief valve, dapat bekerja apabila terjadi tekanan yang berlebih dalam suatu aliran. Dengan sendirinya, safety valve akan membuang tekanan berlebih tersebut secara otomatis. Jika safety valve lebih sering digunakan untuk fluida gas, maka penggunaan relief valve lebih banyak ditujukan untuk fluida cair.

Terkadang, safety valve dianggap sebagai relief valve, begitu juga sebaliknya. Sebenarnya, keduanya memiliki perbedaan mendasar pada prinsip kerjanya. Relief valve akan membuka perlahan jika terjadi kelebihan tekanan dan akan menutup kembali apabila tekanan sudah normal. Sementara, safety valve akan membuka sangat cepat jika terjadi tekanan cepat, dan menutup kembali hanya jika tekanan telah berada di bawah normal.

Loading...