Konduktor Listrik yang Baik, Ini Harga Kabel Tembaga per Kilo

Kabel Tembaga - optolov.ruKabel Tembaga - optolov.ru

JAKARTA – Meski penggunaannya untuk semakin digeser oleh serat optik, namun kabel tembaga masih tetap dibutuhkan banyak orang, terutama untuk penghantar listrik, kabel aki, hingga dibuat kerajinan. Di , jika baru kabel tembaga dengan ratusan ribu per kilo, maka produk bekasnya berkisar Rp40 ribuan per kilo.

Tidak susah mencari kabel tembaga karena Anda bisa membeli material ini di berbagai peralatan listrik atau situs jual beli online. Kabel tembaga sendiri tersedia dalam beragam ukuran, mulai 3/16, 3/8, hingga 1/2. Harganya bervariasi, ada yang menjualnya dengan banderol Rp150 ribuan per kilo, ada yang dijual dengan harga Rp500 ribuan per kilo. Sementara, untuk barang bekasnya, ditawarkan di kisaran harga Rp40 ribu hingga Rp90 ribuan per kilo.

Tembaga sendiri merupakan material yang paling umum digunakan untuk membuat kabel listrik. Menurut Direktur International Copper Association (ICA) area Asia Timur dan Tenggara, Collin May, tembaga memiliki tingkat konduksi 30 persen lebih tinggi dibandingkan logam lainnya. “Di era industri 4.0, peralatan elektronik harus memiliki penghantar panas yang baik, dan tembaga adalah penghantar yang baik,” katanya.

Sekarang, penggunaan kabel tembaga memang semakin tergerus oleh kabel aluminium, karena dinilai lebih ringan dan tahan panas. Selain itu, pemakaian kabel tembaga untuk sambungan jaringan internet perlahan digantikan dengan serat optik. Meski begitu, di tangan-tangan kreatif, kabel tembaga ini masih bisa menjadi barang yang punya nilai sekaligus estetika.

Rasmini Rusdi misalnya, mampu menyulap kawat tembaga menjadi perhiasan cantik dan elegan. Sudah sekitar empat tahun Rasmini menekuni seni melilit kawat tembaga ini, di gerai sederhana miliknya yang berlokasi di Jalan Prajurit Kemas Ali Sekojo, Palembang. Berbagai jenis perhiasan mampu dihasilkan dari kawat tembaga ini, seperti gelang, kalung, dan cincin.

“Peminat perhiasan ini mulai dari hingga ke pasar Asia Tenggara. Harga yang ditawarkan bervariasi tergantung tingkat kerumitannnya, berkisar dari Rp50 ribu hingga jutaan rupiah,” tuturnya. “Kerumitanya karena ada ciri khas masing-masing dalam menganyam tembaga, mulai dari mengikat batu membentuk perhiasan yang cantik dan menarik.”

Loading...