Komponen Penting, Ini Harga Kampas Ganda Suzuki Hayate Orisinal

Kampas Ganda Suzuki Hayate - www.bukalapak.comKampas Ganda Suzuki Hayate - www.bukalapak.com

JAKARTA – Kebayakan skuter matik memiliki yang bernama kampas kopling ganda. Terletak di bagian CVT, part ini memiliki menyalurkan sekaligus memutuskan tenaga putaran mesin dari CVT depan ke belakang. Jika kampas kopling ganda ini sudah mulai aus, sebaiknya segera diganti dengan yang baru. Nah, apabila kebetulan skuter Anda adalah Hayate, komponen tersebut di pasaran berkisar Rp250 ribuan sampai Rp300 ribuan untuk orisinal.

“Berbicara fungsi, kampas kopling ganda tentunya penting untuk membantu skuter matik jalan,” papar Pardiman, mekanik bengkel spesialis matik, Takutic, di kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan, dilansir Gridoto.com. “Kampas kopling ganda ini berfungsi menyalurkan sekaligus memutuskan tenaga putaran mesin dari CVT depan ke belakang.”

Nah, jika kampas kopling ganda sudah mulai aus, biasanya ditandai dengan gejala tarikan skuter menjadi lebih berat. Jika memaksakan kampas ganda yang aus, bisa merusak part lain di bagian CVT, salah satunya adalah mangkok kopling. “Mangkok kopling otomatis beradu dengan logam, yang akibatnya pasti akan menipis dan selip,” sambung Pardiman.

“Parahnya, kalau dipaksakan dipakai, per kampas kopling ganda bisa jebol, yang akibatnya kampas terus menggesek mangkok kopling dan pasti roda terus berputar,” tambah Pardiman. “Akibatnya, skuter matik Anda akan terus berjalan padahal Anda tidak sedang menarik tuas gas, yang akhirnya tentu akan berbahaya bagi keselamatan.”

Nah, jika kampas kopling ganda skuter matik Anda aus atau perlu diganti, saat ini sudah banyak pedagang yang menawarkan part tersebut. untuk skuter matik Suzuki Hayate, part kampas ganda model ini sekarang ditawarkan dengan harga Rp250 ribuan sampai Rp300 ribuan untuk produk asli. Sementara, untuk produk KW, harga jual cenderung jauh lebih murah.

“Kalau kampas ganda sudah aus, maka akselerasi sepeda motor akan melambat dan menjadi berkurang dari kondisi normal,” timpal Hendra, mekanik di bengkel Aren Jaya Motor, Bekasi Timur. “Sebaiknya, ganti dengan yang kualitasnya bagus, biar nggak bikin kerja dua kali karena hasilnya pasti tidak maksimal kalau pakai yang KW.”

Loading...