Klaim Jaga Air Tetap Bersih, Berapa Harga GKK Pureit Marvella?

Harga GKK Pureit - (Youtube: ManyMore 4U)Harga GKK Pureit - (Youtube: ManyMore 4U)

JAKARTA – In-home water purifier bisa menjadi solusi praktis untuk memenuhi minum yang bersih dan untuk keluarga. Di pasaran sendiri, sudah banyak yang meluncurkan ini. Salah satu yang cukup adalah GKK Pureit Marvella dari Unilever, yang saat ini ditawarkan di kisaran Rp500 ribu sampai Rp600 ribuan dengan hingga 3.000 liter.

Pureit Marvella dari Unilever sendiri diklaim sebagai salah satu teknologi pemurnian air konsumsi yang menghasilkan air yang terlindungi dari kuman. Pureit Marvella dikatakan sangat praktis digunakan karena tidak memerlukan sambungan kran air. Produk ini langsung tersambung dengan ledeng sehingga Anda tidak perlu khawatir kehabisan stok air.

Dibandingkan model Pureit Classic, Pureit Marvella ini memiliki beberapa kelebihan. Produk ini dikatakan punya empat tahap sistem purifier air, dengan teknologi ultraviolet yang menjamin air selalu bersih. Selain itu, Pureit Marvella juga disebutkan dilengkapi sistem alert 15 hari untuk penggantian filter, automatic refill, serta membutuhkan daya listrik yang rendah (hanya 23 Watt) sehingga sangat ekonomis.

“Teknologi UV Pureit Marvella efektif menghilangkan bakteri, virus, dan parasit, serta bau, sekaligus menjaga kandungan mineral dalam air yang diperlukan tubuh,” ujar salah satu pengguna bernama Intan Wijanarto. “Selain itu, produk ini juga praktis, hemat, serta menyediakan layanan purnajual yang telah tersebar di kota-kota besar di .”

Jika Anda membeli produk Pureit Marvella ini secara komplet, Anda perlu menyiapkan dana sekitar Rp2 jutaan, dengan kapasitas 4 liter. Sementara, jika Anda hanya ingin membeli GKK (germ kill kit) Pureit Marvella, atau penyaring isi ulang, di pasaran harganya saat ini berkisar Rp500 ribu sampai Rp600 ribuan, sudah termasuk penyaring karbon aktif, prosesor pembunuh kuman, dan penjernih.

“Proses penyaringan dan mekanisme pada Pureit Marvella ini memerlukan daya listrik, meskipun sangat rendah. Jadi, jika listrik padam, maka otomatis alat ini tidak bisa bekerja,” sambung Intan. “Untuk menyiasati hal tersebut, saya biasanya menampung air secukupnya pada jug bertutup sehingga ketika listrik padam, saya masih memiliki stok air minum.”

Loading...