Ketika Cara Kerja Amazon Mewarnai The Washington Post

The Washington Post menandai awal baru 14 Desember tahun ini dengan kepindahannya dari kantor lama yang telah didudukinya selama 43 tahun terakhir. Lokasi barunya hanya 10 menit dari Gedung Putih dengan berjalan kaki. Tapi fasilitas dan suasana keduanya sangat berbeda.

Revolusi digital sedang dipelopori oleh pendiri Amazon.com Jeff Bezos, yang membeli media itu dua tahun lalu sebesar $ 250 juta. Dia membawa ke koran itu bisnis yang ia gunakan untuk membuat Amazon jadi e-retailer terbesar di dunia. Ia menggunakan data dan teknologi untuk mentransformasi The Washington Post menjadi media digital berkelas dunia.

Bezos memegang kontrol atas strategi surat kabar, bukan sisi editorial. Baron dan eksekutif lainnya dengan cepat membentuk tim untuk mengembangkan aplikasi mobile baru untuk membawa koran kepada pembaca di luar ibu kota AS. Sesuai dengan etos customer-first, Bezos menguji sendiri aplikasi itu dengan dirinya sebagai pengguna untuk membantu membuatnya lebih user-friendly.

Pada bulan September, Amazon menawarkan enam bulan akses online gratis ke Washington Post, yang biasanya dijual $ 9,99 per bulan. Penawaran itu menjangkau 50 juta pengguna Amazon Prime di AS. Strategi pemotongan yang sangat berani – memprioritaskan pertumbuhan basis dibandingkan keuntungan jangka pendek – adalah hal yang identik dengan Amazon.

Edisi online The Washington Post memiliki 66,9 juta pengunjung pada bulan Oktober, melampaui perintis digital The New York Times untuk pertama kalinya. Data dari perusahaan riset comScore menunjukkan ia berhasil menambah rekornya di bulan . Pembaca digital media itu telah meningkat hampir tiga kali lipat sejak pengumuman akuisisi pada bulan Agustus tahun 2013.

“Perusahaan akan terus menghadapi tantangan tanpa takut gagal”, kata Chief Information Officer Shailesh Prakash. “Bezos membawa budaya perusahaan teknologi untuk The Washington Post bersama dengan sumberdayanya”, Prakash menambahkan.

Persaingan keras yang dihadapi Washington Post telah sedikit berubah. Sirkulasi edisi cetak dan pendapatan iklan tetap tertekan, dan surat kabar masih harus bersaing dengan media digital yang muncul. Tapi, suasana yang lebih telah menggantikan stagnasi yang merasuki perusahaan dua tahun lalu.

Sebuah kutipan dari Bezos terukir di dinding ruang di kantor baru The Washington Post: “What’s dangerous is not to evolve.” [Nikkei]

Loading...