Ketahui Kondisi Rahim dengan Pemeriksaan HSG, Biaya Mulai Rp 700 Ribuan

Pemeriksaan HSG - solusitipshamil.blogspot.co.id

Untuk memiliki keturunan, kesuburan wanita juga dapat menjadi salah satu penentu. Sayangnya kesuburan wanita tak bisa secara kasat mata, oleh sebab itu banyak pasangan suami istri yang selalu khawatir apakah mereka termasuk subur atau tidak.

“Wanita yang subur dan tidak subur tidak memiliki ciri fisik tertentu,” ujar dr. Noviyanti SpOG dari RS Mayapada di Selatan, Kamis (20/4). Lebih lanjut dr. Novi menjelaskan bahwa telur dapat diperiksa secara teliti melalui metode Histerosalpingografi (HSG). Tujuannya untuk memeriksa apakah telur tersumbat atau tidak.

Apabila saluran telur tersumbat, maka sel telur dan sperma akan kesulitan untuk bertemu dan kemungkinan terjadinya pun cukup kecil. Selain mengetahui kondisi saluran telur, HSG juga berguna untuk melihat bentuk dan struktur rahim, mendeteksi abnormalitas pada rahim misalnya kelainan bentuk rahim, polip, mioma, atau jaringan parut yang berpotensi menyebabkan infertilitas atau keguguran berulang.

Pemeriksaan HSG biasanya dilakukan pada hari ke-9 hingga ke-12 setelah hari pertama menstruasi. Sebab pada rentang waktu itu haid sudah selesai dan belum terjadi pembuahan atau dilepaskannya sel telur dari indung telur.

pemeriksaan HSG sendiri cukup bervariasi. Beberapa pasien yang telah menjalani HSG mengaku ada yang dikenai sekitar Rp 700 ribu, ada pula yang dikenai antara Rp 900 ribu hingga mencapai Rp 1 jutaan.

Supaya fungsi reproduksi dapat berjalan dengan baik, dr. Novi memperingatkan agar seseorang dapat menjaga gaya hidupnya. “Termasuk mengurangi stres, mengkonsumsi bergizi, menghindari junk food serta yang mengandung pengawet, kemudian mengonsumsi antioksidan yang baik untuk meningkatkan kualitas sel telur,” tandasnya.

Loading...