Kesepakatan Bailout Yunani Berimbas Positif pada Rupiah

Lana SoelistianingsihMenjelang sesi penutupan perdagangan pada hari ini (23/2), Rupiah tampak masih menampilkan performa yang kurang maksimal. Rupiah turun 0,1% ke posisi Rp 12.837 per tercatat pada pukul 14.10 WIB. Sebelumnya, pada sesi pembukaan perdagangan, kurs Rupiah sudah dibuka melemah sebanyak 0,04% di posisi Rp 12.830 per Dolarnya, dibandingkan posisi di level penutupan hari sebelumnya di Rp 12.825 per Dolar .

Pelemahan Rupiah dan lainnya menjelang penutupan sore ini disinyalir akibat minimnya dolar di pasar perdagangan. Tercatat ada 6 Asia yang menguat diantaranya Dolar , Dolar Taiwan, Korea, Peso Filipina, India, dan Ringgit Malaysia. Sedangkan Rupiah turut melemah beserta 4 lainnya yaitu Yen Jepang, Dolar Singapura, Yuan Cina, dan Baht Thailand.

Sementara itu, isu terkait hutang Yunani tampaknya sudah menemukan titik terang. Menteri Keuangan dari 19 di Zona Euro akhirnya menyepakati diperpanjangnya dana bailout untuk Yunani. Menurut Lana Soelistianingsih, Pakar Ekonom PT Samuel Sekuritas, hasil kesepakatan tentang bailout Yunani membuat posisi Euro menguat serta memicu sentimen positif di pasar global termasuk Rupiah. “Rupiah ikut terkena imbas penguatan Euro dan mata uang global lainnya terhadap dolar AS.”

 

Loading...