Kereta Bandara Soetta Bakal Pakai Teknologi Paling Mutakhir

Bandara Soekarno HattaFrom : //lampungsae.com/

– Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan jika proses pembebasan lahan untuk pembangunan stasiun kereta Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng telah selesai sekitar 80 persen. “Luas lahan yang terkena pembebasan sekitar 4,5 hektar,” ujar Arief di Soetta, Jumat (4/11).

Pada Jumat (4/11) lalu Presiden Joko Widodo meninjau kereta api bandara dan mengunjungi lokasi yang terkena pembebasan lahan seperti PT Fortune Glass yang ada di Kelurahan Batu Jaya Kecamatan Batu Ceper Tangerang.

“Dan ini ada sekitar 400 pegawai yang menjadi karyawan di pabrik ini, mereka sudah siap untuk pindah, rencananya pindahnya masih di Kota Tangerang juga pak,” paparnya.

Jokowi menjelaskan jika sisa beberapa bidang lahan itu merupakan masalah kecil dan ditargetkan dapat rampung pada Desember . “Tanah ini tadinya belum selesai (pembebasan lahan), tetapi sekarang sudah rampung. Tadi pemiliknya sudah salaman, berarti sudah rampung. Saya hanya ingin memastikan itu saja. Karena ini targetnya Desember sudah harus rampung,” ujar Jokowi.

Selain urusan prasarana, persiapan armada dan ticketing juga tengah dilakukan. Direktur Utama PT Railink Heru Kuswanto menjelaskan bahwa kereta bandara bakal memakai kereta KRL terbaru, yaitu EMU atau electrical multiple unit yang diklaim lebih smooth, tidak berisik.

“EMU merupakan produksi Bombardier, Swedia bekerja sama dengan PT INKA. Jadi mereka membentuk konsorsium untuk pembuatan kereta ini,” kata Heru. Pihaknya memesan 10 rangkaian yang masing-masing terdiri dari 6 unit.

PT Railink menggelontorkan dana sekitar Rp 1 triliun untuk pengadaan rangkaian KRL tersebut dan diprediksi tiba di pada Maret 2017 mendatang agar siap dijalankan pada Juni 2017. “Kecepatan sarana bisa sampai 100 km/jam, tapi kita siapkan 70 km/jam karena kan ada traffic juga ya,” paparnya.

Di samping itu, anak perusahaan PT KAI dan PT Angkasa Pura (AP) II juga menyediakan sistem ticketing generasi terbaru yang dapat diintegrasikan dengan kartu apapun. “Karena pihak kami tidak akan mengeluarkan kartu. Kita tahu sudah sangat banyak kartu yang digunakan masyarakat. Ini kita kembangkan open gateway open payment,” tandasnya.

Loading...