Kerap Tawarkan Promo, Tarif Murah GrabTaxi Hanya Mulai Rp 15.000

GrabTaxi - megapolitan.kompas.com

Jakarta – Keberadaan jasa berbasis online seperti Go-Jek, Grab Bike, Uber Taxi, hingga Grab Taxi dianggap mengancam perusahaan atau moda umum konvensional. Meski demikian, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Barekraf) Triawan Munaf berharap para perusahaan taksi dan umum agar tak perlu khawatir dengan para pesaing.

“Jadi enggak usah khawatir akan terjadi persaingan yang tidak sehat. Semacam promo,” kata Triawan di Jakarta.

Menurut Triawan, perusahaan transportasi berbasis tersebut kini sedang diminati lantaran mereka masih memberi subsidi untuk para . Oleh sebab itu yang dibanderol pun lebih murah.

“Dan ingat apa yang dilakukan perusahaan-perusahaan ini dalam rangka meningkatkan valuasi, makanya mereka menyubsidi . Artinya dia melakukan presscuting dari taksi yang ada,” jelas Triawan Munaf.

Triawan juga menuturkan, jika perusahaan-perusahaan tersebut sudah matang dan valuasinya , maka harga atau layanannya pun akan sama atau bahkan lebih mahal dari perusahaan taksi resmi.

“Tapi nanti ketika sudah masa maturity masa inkubasi bisnisnya sudah matang, harga mereka akan sama kok dengan harga taksi atau mungkin lebih mahal daripada taksi. Sekarang kan masih disubsidi. Makanya rakyat mencintai sekali sharing ekonomi ini,” pungkasnya.

Layanan GrabTaxi sendiri kini beroperasi di Kota Jakarta, Depok, Tangerang Selatan, Bekasi (Jadetabek), Bandung, Padang, dan Surabaya. Untuk menikmati layanan GrabTaxi, penumpang diharuskan membayar tarif sesuai argo yang tertera dalam taksi. Untuk kawasan Kota Bandung tarif minimalnya mulai Rp 20.000, sedangkan Kota Surabaya Rp 15.000.

Loading...