Kerap Dipakai untuk Slime, Harga Lem Fox Kemasan Plastik Mulai Rp 9 Ribuan

Lem Fox Kemasan Plastik - www.bukalapak.comLem Fox Kemasan Plastik - www.bukalapak.com

Penggunaan bahan perekat atau lem tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. lem yang beredar di pun bermacam-macam peruntukannya, ada yang untuk kertas, plastik, gabus atau styrofoam, kayu, dan kegunaan lainnya. Salah satu merek lem yang sudah cukup terkenal di lem Fox juga memiliki berbagai varian , mulai dari kemasan kaleng hingga kemasan plastik. lem Fox kemasan plastik biasanya variatif, tergantung ukurannya.

Lem Fox kemasan plastik terdiri dari 2 varian, yakni kemasan biru dan merah. Perbedaan lem Fox biru dan merah terletak pada daya rekatnya. Lem Fox merah dibubuhi dengan kata ‘Super’ yang menandakan bahwa produk ini memiliki daya rekat yang diklaim lebih kuat dari varian Fox biru.

Baik lem Fox kemasan plastik warna biru dan merah sebenarnya sama-sama merupakan lem putih PVAc yang dikhususkan untuk plamir dan kayu. Lem Fox jenis ini juga bisa digunakan untuk menempel wallpaper, kertas, triplek, hingga bahan pembuatan slime. Dari segi harga, lem Fox kemasan plastik biru dan merah biasanya tidak terpaut terlalu jauh.

Adapun harga lem Fox kemasan plastik 350 gram mulai dari Rp 9.000, kemudian ada pula 600 gram yang dibanderol sekitar Rp 13 ribuan, dan kemasan bungkusan 700 gram harganya mencapai Rp 17 ribuan per bungkus. Produk lem Fox kemasan sachet atau plastik ini mudah ditemui di berbagai toko bangunan dan harga yang dipatok di setiap tempat kemungkinan bisa berbeda-beda.

Tak seperti varian lem Fox putih yang peredarannya tidak terlalu menimbulkan kontroversi, lem Fox varian kaleng ternyata justru dibatasi di daerah tertentu seperti Kayong Utara. Pasalnya lem Fox kemasan kaleng kerap disalahgunakan oleh anak di bawah umur.

“Tim Penanggulangan Kenakalan Remaja pada Selasa (3/10) lalu melakukan penyuluhan ke beberapa toko, baik toko obat sampai toko bangunan yang ada di Kecamatan Simpang Hilir. Pemilik diminta tidak melayani anak-anak apabila membeli lem, Komix, serta obat-obatan sejenisnya karena takut disalahgunakan,” ujar Kapolres Kayong Utara AKBP Arief Kurniawan, seperti dilansir Sumeks.

Hal ini dilakukan karena beberapa waktu yang lalu ditemukan kasus kenakalan remaja yang menyalahgunakan obat-obatan seperti Komix dan lem Fox yang dapat menimbulkan sensasi mabuk dan berimajinasi. “Karena mencegah lebih baik daripada mengobati. Saya mengimbau orang tua serta guru di sekolah untuk dapat bersama-sama menekan angka kenakalan remaja ini. Berikan mereka penjelasan serta arahkan pada kegiatan positif,” katanya.

Loading...