Kerap Dipakai Penggorengan, Harga Kuali Besar Tembaga Capai Puluhan Juta Rupiah

Kuali Besar Tembaga - www.bukalapak.comKuali Besar Tembaga - www.bukalapak.com

Tembaga merupakan salah satu kerajinan andalan di Indonesia. Hingga kini banyak kerajinan-kerajinan tembaga yang diserap oleh maupun mancanegara. tembaga biasanya bukan hanya diolah menjadi kerajinan saja, tetapi juga memasak seperti kuali atau wajan berukuran besar.

Dibandingkan kuali dari bahan aluminium atau stainless steel, kuali besar dari bahan tembaga memang relatif lebih mahal dan lebih berat bobotnya. Sebagai contoh, wajan tembaga besar dengan ukuran diameter mencapai 58 cm dan beratnya mencapai 85,3 kg dijual dengan Rp 31,5 jutaan. Kuali tembaga berukuran besar semacam ini biasanya banyak dipakai pengrajin dodol, jenang, kerupuk, atau UKM lain yang butuh peralatan memasak atau penggorengan untuk jumlah besar.

Kelebihan dari kuali tembaga adalah urusan presisi-nya. Saat dipanaskan, logam tembaga mampu menghantarkan panas dengan cepat dan perubahannya hampir seketika. Selain itu, alat memasak dari tembaga juga cukup berat, sehingga bisa duduk dengan mantap di tungku. Oleh karena itulah, kuali tembaga biasanya dibutuhkan untuk keperluan memasak dalam jumlah besar.

Sayangnya, kuali tembaga tetap saja memiliki beberapa kelemahan. Misalnya saja bersifat sangat reaktif terhadap , terutama yang asam, dan cukup mudah berkarat jika tidak dirawat dengan benar.

Di kawasan Cepogo, Boyolali sendiri, kerajinan tembaga berupa alat memasak ternyata kurang begitu populer di pasar internasional. Salah satu perajin di Desa Mliwis, Soleh Asrofi mengatakan jika kini ia banyak memasarkan produknya secara online dengan memanfaatkan internet. Sejak menyasar pasar , Soleh lebih memilih memproduksi barang-barang yang dibuat dengan banyak model dibanding sekadar kebutuhan rumah tangga.

Menurutnya, perkakas ruang seperti meja, kursi, dan lampu lebih disukai ketimbang peralatan dapur seperti wajan dan cerek. Peralatan itu biasanya dikombinasikan dengan bahan kayu untuk menambah model. “Biasanya memang begitu yang banyak disukai orang-orang luar,” ujar Soleh, seperti dilansir Bisnis.

Ia mengaku jika belakangan sedang mengerjakan pesanan dari Yunani, Spanyol, dan Rusia. Mereka kebanyakan memesan wastafel dan meja yang terbuat dari tembaga. Pesanan tersebut biasanya dikoordinir dalam jumlah besar, sekitar 10-20 buah dengan kisaran harga di atas Rp 2 juta untuk tiap . “Biasanya juga ada permintaan ketebalan tergantung buyer, kalau yang standar saya bikin 1 mm,” tuturnya.

Loading...