Kerap Dipakai Menyimpan ASI Perah, Harga Cooler Bag Natural Mom Mulai Rp 189 Ribuan

Cooler bag yang digunakan untuk menyimpan ASI - naturalmoms.com.my

Bagi para wanita karier atau yang bekerja, habisnya masa cuti 3 bulan setelah melahirkan kadang menimbulkan dilema, apakah tetap melanjutkan memberi (air ) terhadap bayinya atau tidak. Pasalnya dengan jam kerja yang cukup padat terkadang menjadi hambatan untuk bisa menyusui buah hati mereka secara langsung, sedangkan pemberian ASI eksklusif dianjurkan hingga usia mencapai 6 bulan.

Sebagai alternatif solusi, para ibu bekerja biasanya memutuskan untuk memompa atau memerah ASI mereka untuk dijadikan stok ketika ibu sedang berada jauh dari anaknya. Tetapi ada yang perlu diperhatikan ketika menyimpan ASI supaya tetap layak dan kandungan nutrisinya tidak berubah ketika diberikan ke bayi.

“Dalam suhu ruang (26 derajat celcius atau kurang) ASI perah bisa bertahan 6 sampai 8 jam. Sementara jika di dalam termos, tas, atau kotak dengan es batu (15 derajat celcius) bisa bertahan 24 jam. Sedangkan dalam lemari es (4 derajat Celcius atau kurang) bisa bertahan 3 sampai 5 hari dan jika di dalam bisa bertahan hingga 3 bulan (untuk dua pintu), 2 minggu (untuk 1 pintu). Prinsipnya hindari perubahan suhu yang mendadak. Setelah perah, simpan di bawah sekitar dua jam baru naik ke freezer,” kata Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Pusat, Mia Sutanto, seperti dilansir Republika.

Apabila tidak memiliki freezer atau kulkas, Mia menyarankan para ibu untuk menyiapkan sejumlah perlengkapan penyimpanan ASI perah, misalnya kotak styrofoam kecil atau termos. Selain itu, siapkan juga kotak pendingin (cooler box). Banyak produsen yang menciptakan inovasi berupa cooler bag yang memudahkan para orang tua dalam membawa dan menyimpan stok ASI perah.

Saat ini ada banyak merek cooler bag yang memperoleh banyak review bagus dari para ibu untuk menyimpan ASI, misalnya saja Gabag, Natural Moms, Autumnz, dan sebagainya. Sebagai contoh untuk merk Natural Mom model sling bag atau tas selempang dengan mulai dari Rp 215 ribuan hingga Rp 295 ribuan, model tote bag mulai Rp 189 ribuan, dan untuk model backpack atau ransel (tas punggung) dibanderol lebih mahal, sekitar Rp 350 ribuan.

Loading...