Kerap Dipakai Laundry Koin, Mesin Cuci LG Giant C+ Dijual Harga Rp 48 Jutaan

Mesin Cuci LG - eventproexpo.comMesin Cuci LG - eventproexpo.com

elektronik ternama seperti LG ternyata juga memproduksi front load (bukaan depan) canggih yang dilengkapi dengan modul koin layaknya di jasa-jasa laundry koin. Mesin seri LG Giant-C+ ini dijual dengan Rp 48 jutaan untuk model stacked alias tumpuk atau susun (washer dan dryer) berkapasitas cukup besar, yakni 13 kg.

Mesin cuci koin LG ini cukup disukai karena instalasinya yang fleksibel, bisa ditata bertumpuk atau berjajar, dilengkapi fitur dual lock system untuk mengamankan koin, memiliki lapisan anti korosi sehingga tidak mudah berkarat dan mudah untuk dibersihkan, dispenser top-mounted untuk memudahkan menuang detergen, kaca tempered glass yang tidak mudah pecah dan tergores, serta diklaim hemat energi.

Tak cukup sampai di situ, mesin cuci koin LG Giant C+ memungkinkan pengguna untuk mengkustomisasi program mereka sendiri, meliputi waktu mencuci, waktu membilas, level air, dan sebagainya. Tidak heran jika LG Giant C+ menjadi salah satu para pemilik laundry koin di Indonesia dan berbagai negara lainnya, selain merek Maytag dan Ipso.

“Bisnis laundry bukan bisnis musiman dan ini merupakan salah satu usaha di bidang jasa yang semakin menjamur. Tidak hanya di perkotaan, namun juga sudah merambah ke kampung dan pedesaan, kini. Karena semakin padatnya aktivitas manusia, sehingga memerlukan jasa cuci pakaian,” kata Sri Nurhilmi, salah satu pemilik bisnis laundry koin Rama Laundromat.

Meski masih jarang, laundry koin memungkinkan pelanggan untuk lebih mandiri dan tidak perlu khawatir pakaiannya tertukar dengan pelanggan lain, sebab laundry koin menerapkan sistem pencucian satu mesin satu pelanggan. Laundry koin juga bisa memangkas waktu mencuci, hanya sekitar 2 jam untuk mencuci 6 kg cucian sampai kering.

“Semakin tingginya tingkat populasi dan sedikitnya ruang untuk menjemur pakaian serta aktivitas lain yang menguras banyak waktu, menjadikan bisnis ini semakin berkembang,” sambungnya. Modal awal untuk membuka bisnis laundry koin ini memang cukup mahal, mencapai Rp 700 juta, tetapi tidak butuh pegawai terlalu banyak.

Menurut Sri, bisnis yang telah dirintis dari tahun 2013 di Depok ini sudah mempunyai 5 cabang dan bahkan ia telah membuka penawaran atau waralaba. “Sistem di Rama Laundromat ini tidak sepenuhnya . Kami menamakannya bagi hasil, karena tidak ada biaya untuk melainkan hanya biaya untuk marketing dan promosi. Modal buka usaha ini bervariasi, dilihat dari unit mesin yang diambil, mulai dari Rp 300 juta ke atas,” katanya. Modal tersebut diperkirakan bisa kembali sekitar 2-3 tahun.

Loading...