Kerap Dipakai Bahan Baku Mebel, Harga Triplek Kayu Sungkai Mulai Rp 4 Ribuan

Harga Triplek Kayu - www.dekoruma.comHarga Triplek Kayu - www.dekoruma.com

Sungkai termasuk yang cukup banyak dipakai oleh masyarakat Indonesia sebagai furnitur, triplek, atau perkakas lainnya. Sungkai memiliki ciri khas berupa warnanya yang dominan bernuansa cerah, sehingga jika difinishing dengan warna transparan, maka sungkai akan menawarkan kesan elegan.

Kayu sungkai tergolong dalam kelas awet III, kelas kuat II, dan tingkat keras tinggi. Tingkat kekerasannya yang cukup tinggi membuat kayu ini sulit diolah. Namun tetap dapat diserut dan dibubut dengan hasil sedang, serta dapat dibor dan diampelas dengan hasil baik. Sayangnya, tingkat keawetan yang rendah menyebabkan kayu sungkai rentan dirusak hama seperti jamur, totor, dan rayap.

Kayu yang disebut-sebut lebih ringan dibandingkan jenis kayu pada umumnya ini dengan banderol yang tentunya relatif lebih murah dari kayu jati. Sebagai contoh, triplek sungkai sendiri saat ini cukup , tergantung ukurannya. Triplek kayu sungkai tebal 3mm dengan 20 x 20 cm harganya mulai Rp 4.000 per lembar, lalu yang panjang dan lebarnya 20 x 30 cm Rp 6.000, 20 x 40 cm Rp 8.000, 30 x 30 cm Rp 9.000, 30 x 40 cm Rp 11.500, 40 x 40 cm Rp 15.500, hingga yang paling besar 80 x 120 cm dijual seharga Rp 91.500 per lembar.

Di Banjarmasin rupanya ada salah satu penjual mebel yang menjajakan mebel dengan bahan baku atau kayu yang berasal dari wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) seperti kayu jenis meranti dan kayu sungkai. “Kami memasok bahan bakunya hanya dari lokal, tidak dari pulau Jawa, yakni dari Amuntai dan Alalak,” ujar pemilik Mebel Ikhsan, H. Amin, seperti dilansir Tribunnews.

Amin menjelaskan jika biasanya ia memproduksi atau merakit sendiri bahan baku tersebut atau mengambil barang yang sudah siap jual. “Biasanya merakit sendiri, tapi kadang mengambil barang yang sudah siap jual juga seperti lemari,” ujarnya.

Tak hanya membeli mebel yang sudah jadi, calon konsumen pun dapat merancang sendiri mebel sesuai selera. “Masyarakat bisa saja request apa yang mereka inginkan, biasanya pengerjaannya selama satu minggu. Tapi tergantung jumlah yang dipesan,” tuturnya. Adapun harga lemari dijual mulai Rp 250 ribu hingga Rp 1 juta, meja Rp 60 ribu sampai Rp 200 ribu, dan kursi dari harga Rp 75 ribu sampai Rp 150 ribu.

Loading...