Kerap Ada Promo, Harga Sabun Shinzui Batang di Indomaret Cuma Rp 4 Ribuan

Ilustrasi: sabun kecantikanIlustrasi: sabun kecantikan

sabun mandi dengan sederet klaim seperti bisa memutihkan atau mengandung formula anti bakteri biasanya cukup laris di pasaran. Tak terkecuali dengan Shinzu’i. Produk sabun mandi ini tersedia dalam 2 varian, yakni sabun cair dan sabun batangan. Sangat mudah menemukan sabun mandi Shinzui di pasaran, termasuk di minimarket maupun pusat-pusat perbelanjaan besar. Di Indomaret misalnya, sabun Shinzui batang pun cukup murah, hanya dibanderol sekitar Rp 4.300 per batang.

Sabun mandi batangan Shinzui Skin Whitening ini tersedia dalam beberapa varian , yakni Matsu, Kensho, dan Kirei. Sabun Shinzui biasanya mengedepankan floral yang segar. Tak jauh berbeda, di Alfamart pun harga sabun Shinzu’i batangan dibanderol dengan kisaran harga antara Rp 4.200 hingga Rp 4.800 per batang. Bahkan Indomaret atau Alfamart kerap menggelar promo diskon yang menarik bagi para pelanggannya.

Meskipun semua akan kembali ke selera, sampai sekarang masih banyak orang yang penasaran dengan memilih salah satu di antara sabun cair atau sabun batang? Menurut umum dari Fakultas Kedokteran Universitas /RSCM, dr Atika, sabun cair dan sabun batang sebenarnya mempunyai fungsi dan kandungan yang serupa, perbedaannya hanya terletak pada kenyamanan saja.

“Keduanya mempunyai fungsi yang sama hanya bagaimana kenyamanan setiap orang, kan ada yang sukanya pakai sabun cair tapi ada juga yang lebih suka pakai batangan. Jadi tergantung selera, berganti sabun pun nggak masalah,” ujar dr. Atika, seperti dilansir Detik.

Yang paling penting dari aktivitas mandi sendiri adalah membersihkan tujuh area yang disebut-sebut paling banyak kuman, yakni belakang telinga, leher, lipatan lengan, ketiak selangkangan, punggung, dan kaki. Dr. Atika juga mengingatkan agar masyarakat setidaknya mandi minimal 2 kali sehari supaya kuman-kuman di area tersebut tak berkembang biak.

Ia pun menegaskan bahwa ‘larangan’ mandi malam yang kabarnya bisa menimbulkan penyakit rematik itu hanyalah mitos. Justru kata dr. Atika, dengan membersihkan diri akan membuat seseorang terbebas dari kuman setelah beraktivitas.

“Jadi walau sudah malam disempatkan untuk mandi setelah beraktivitas karena keringatnya banyak, Anda juga menyentuh segala macam benda, negara kita tropis jadi disarankan mandi minimal dua kali sehari untuk mengurangi risiko penyakit . Rematik itu hanya mitos, mungkin kalau takut masuk angin atau lainnya bisa pakai air panas yang penting dibersihkan dengan sabun,” pungkasnya.

Loading...