Kepercayaan Konsumen AS Membaik, Rupiah Drop di Akhir Dagang

Naiknya kepercayaan Paman Sam berimbas pada pergerakan AS sehingga menutup peluang untuk bergerak ke zona hijau. Menurut laporan Bloomberg Index pukul 15.50 WIB, mata uang NKRI harus memungkasi transaksi Rabu (30/8) ini dengan 6 poin atau 0,05% ke level Rp13.346 per dolar AS.

Sebelumnya, pada perdagangan Selasa (29/8) kemarin, rupiah ditutup stagnan di posisi Rp13.340 per dolar AS. Kemudian, sepanjang hari ini, mata uang Garuda bergerak di kisaran Rp13.339 hingga Rp13.352 per dolar AS, setelah sebelumnya dibuka melemah 4 poin atau 0,03% di level Rp13.344 per dolar AS.

Dari pasar , pergerakan dolar AS cenderung stabil di zona hijau setelah indeks kepercayaan konsumen Paman Sam menunjukkan peningkatan. Pada pukul 10.40 WIB, mata uang greenback terpantau mengalami penguatan sebesar 0,025 poin atau 0,03% ke level 92,274, setelah sebelumnya ditutup di posisi 92,249 pada perdagangan kemarin.

Data AS terbaru menunjukkan bahwa consumer confidence Paman Sam pada periode Agustus 2017 naik menjadi 122,9 atau lebih baik dari bulan sebelumnya yang sebesar 120. Dalam waktu dekat, fokus pelaku pasar akan tertuju pada rilis data ADP non-farm AS dan pengumuman PDB AS kategori preliminary yang dijadwalkan hari ini waktu setempat.

Sentimen penguatan dolar AS juga disokong oleh pernyataan Donald Trump yang mengatakan bahwa semua opsi siap didiskusikan pasca-insiden rudal Korea Utara kemarin. Dalam sebuah pernyataan yang disusun AS, PBB mengecam uji coba rudal tersebut, namun mereka cenderung menahan untuk memberikan ancaman sanksi baru.

Pasar sepertinya juga menampik pernyataan Korea Utara bahwa uji coba itu merupakan langkah awal aksi militer di Pasifik, dengan menargetkan Guam. “Pemikiran yang lebih tenang sekali lagi mendominasi di pasar finansial, dengan para pedagang tampaknya senang untuk menutup posisi jual serta menambahkan sentuhan risiko ke dalam portofolio mereka,” ujar kepala pakar strategi pasar di IG, Chris Weston.

Sementara itu, Bank siang tadi mematok berada di level Rp13.343 per dolar AS, terapresiasi 5 poin atau 0,03% dari perdagangan sebelumnya di posisi Rp13.348 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, mata uang bergerak mixed terhadap greenback, dengan kenaikan tertinggi sebesar 0,38% dialami won Korea Selatan, sedangkan pelemahan terdalam menghampiri peso Filipina yang anjlok 0,28%.

Loading...