Sampai Akhir 2019 Bakal Ada Banyak Ruas Jalan Tol yang Alami Kenaikan Tarif

Tarif Jalan Tol - www.cnnindonesia.comTarif Jalan Tol - www.cnnindonesia.com

berencana untuk melakukan penyesuaian tarif sejumlah ruas jalan hingga akhir tahun 2019 ini. Akan tetapi, besaran kenaikan tarif untuk sejumlah ruas saat ini masih dalam proses penentuan nominal melalui keputusan Menteri Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, Danang Parikesit sendiri enggan menggunakan kenaikan tarif. “Enggak ada yang naik, adanya penyesuaian,” ujar Danang, Selasa (29/10), seperti dilansir CNBC .

Meski begitu, Danang memastikan jika penyesuaian tarif untuk sejumlah ruas jalan tol akan terjadi hingga akhir tahun 2019 ini. “Sampai akhir tahun kan akan cukup banyak, karena modelnya investasi penyesuaian tarif,” beber Danang.

Dalam waktu dekat ini pemerintah akan mulai memberlakukan kenaikan tarif untuk jalan Tol -Tangerang dan ruas Tangerang-Merak, segmen Simpang Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat-Cikupa, mulai tanggal 2 November 2019 mendatang. Kenaikan tarif tersebut berlaku untuk Golongan I dan II, sedangkan Golongan III, IV, dan V justru mengalami penurunan tarif.

Adapun besaran penyesuaian tarif jalan Toll Tomang-Tangerang mulai 2 November 2019 mendatang Rp7.500 untuk kendaraan Gol I dari sebelumnya Rp7.000, lalu Gol II naik dari Rp9.500 jadi Rp11.500, Gol II turun dari Rp12.000 menjadi Rp11.500, Gol IV turun dari Rp16.000 jadi Rp15.000, dan Gol V juga turun dari Rp20.000 jadi Rp15.000.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa indikator kenaikan tarif tol ditetapkan berdasar inflasi. Saat ini inflasi Indonesia berada pada kisaran 3%, sehingga kenaikan tarif tol akan disesuaikan dengan besaran angka tersebut. “Sekarang ini hanya inflasi (indikator kenaikan), kan sekitar 3%. Makanya naiknya hanya Rp500 kan,” paparnya.

“Ada yang nggak naik loh. Dengan inflasi pun kalau dihitung jadi misalnya hanya Rp300 ya nggak jadi (naik). Pembulatan, karena kecil. Dulu hitung-hitungannya sekitar 6-7%. Sekarang sesuai inflasi 3-3,5%, jadi naiknya sedikit. Ada yang Rp200, Rp300 akhirnya nggak naik,” imbuhnya.

Setidaknya masih ada beberapa ruas jalan tol lagi yang kemungkinan mengalami penyesuaian tarif, antara lain Tol Integrasi Jakarta-Tangerang & Tangerang-Merak (Cikupa), Tangerang (Cikupa)-Merak, Jagorawi, Kertosono Mojokerto, Makassar seksi IV, Cikampek-Palimanan, Gempol-Pandaan tahap I, -Mojokerto, Palimanan-Kanci, Semarang Seksi A-B-C, Tol Dalam Kota Jakarta (JIUT), Pondok Aren-Serpong, Belawan-Medan-Tanjung Morawa, Ujung Pandang seksi I&II, Nusa dua-Ngurah Rai-Benoa, -Gempol, Pasirkoja-Soreang, dan -Gresik.

Loading...