Kemenangan Sadiq Khan di London, Teguran Untuk Donald Trump dan Ekstremis Global

Dalam beberapa pekan terakhir, nama taipan Donald Trump memang kerap menghiasi banyak media , seiring dengan pernyataan kontroversial yang sering dilontarkan calon Presiden AS dari Partai Republik tersebut, terutama kepada umat . Namun, Trump kali ini mendapat “tandingan” dari Sadiq Khan, seorang anak sopir bus yang baru saja menjadi Wali Kota .

Khan bisa dibilang sebagai antitesis dari Trump. Trump memang kerap mengeluarkan kritiknya terhadap umat Muslim terkait yang terjadi belakangan ini. Sebaliknya Khan, seiring kemenangannya dalam pemilihan Wali Kota London, merupakan figur yang mewakili keterbukaan terhadap isolasionisme, integrasi terhadap konfrontasi, serta perlawanan terhadap rasisme dan kebencian terhadap wanita.

Kemenangan Khan dianggap penting karena ia bisa menjadi suara yang paling efektif terorisme yang berasal dari umat . “Bukan karena kita (Muslim) lebih bertanggung jawab daripada yang lain, tetapi kita bisa lebih efektif menanggulangi ekstremisme dibanding orang lain,” kata Khan usai serangan teroris di Paris tahun lalu.

“Khan akan menjadi sosok penting secara ,” tulis Editor George Eaton di The New Statesman. “Ia adalah teguran untuk ekstremis dari semua golongan, dari Donald Trump hingga Abu Bakar Al-Baghdadi, yang menyatakan bahwa tidak bisa hidup berdampingan secara damai.”

Kemenangan Khan merupakan teguran untuk Osama bin Laden, Islam di Irak dan Suriah, dan politisi seperti Trump yang menganggap Muslim adalah berbahaya. Dalam konteks ini, kemenangan Khan sekaligus mewakili arus di dunia, terkait identitas global dan integrasi, yang akan lebih kuat dari waktu ke waktu daripada tribalisme dan nativisme milik Donald Trump.

Loading...