Kembali Menguat, Dolar AS Tantang Rupiah

Pergerakan pada Rabu (13/4) ini akan mendapat tantangan dari dolar AS. Pasalnya, setelah mengalami pelemahan selama dua hari beruntun, indeks dolar AS terpantau pada pagi ini.

Menurut laporan Bloomberg Index, hari ini rupiah dibuka menguat 0,16% atau 21 poin ke Rp13.094 per dolar AS. Kemudian, mata uang Garuda kembali 22 poin atau 0,16% ke level Rp13.093 per dolar AS pada pukul 08.31 WIB. Di sisi lain, indeks dolar AS pada perdagangan pagi ini juga terpantau menguat 0,10% ke level 94,056. Sebelumnya, pada perdagangan Selasa (12/4), dolar AS ditutup menguat 0,01% ke 93,959.

Penguatan indeks dolar AS sejalan dengan pelemahan yen Jepang terhadap dolar AS sebesar 0,08% ke level 108,63 pada pukul 07.25 WIB. Secara keseluruhan, laju dolar AS masih dipengaruhi sikap dovish yang ditunjukkan Minutes dalam kenaikan , serta keputusan IMF yang kembali memangkas outlook pertumbuhan ekonomi global menjadi 3,5% di tahun 2017.

Meski begitu, menurut Research and Analyst PT Tradepoint Futures, Andri Hardianto, rupiah masih berpeluang melanjutkan penguatan seiring sikap optimistis pelaku pasar terhadap , penjualan kendaraan bermotor, serta data penjualan ritel Indonesia. “Rupiah berpeluang menguat di rentang Rp13.080 per dolar AS hingga Rp13.135 per dolar AS,” papar Andri.

Sebelumnya, pada perdagangan Selasa kemarin, rupiah ditutup menguat 19 poin atau 0,14% ke Rp13.115 per dolar AS. Mata uang Garuda terkerek penguatan minyak mentah dunia yang naik signifikan jelang pertemuan produsen minyak di Doha, .

Loading...