Sukses Besarkan Maskapai Lion Air, Kekayaan Rusdi Kirana Kini Capai Triliunan Rupiah

Rusdi Kirana, Lion Air - www.republika.co.idRusdi Kirana, Lion Air - www.republika.co.id

Sebagian besar sudah banyak yang mengenal seperti apa sepak terjang . Namun mungkin belum banyak orang yang tahu siapa sosok di balik kesuksesan bisnis . Pemilik sekaligus orang yang berjuang untuk membesarkan Group adalah Rusdi Kirana. Pria kelahiran 1963 ini awalnya bukanlah orang yang kaya raya, namun berkat ketekunan dan kejeliannya melihat peluang, Rusdi Kirana berhasil termasuk dalam deretan orang terkaya di dengan kekayaan mencapai triliunan .

Rusdi dan saudaranya, Kusnan Kirana tercatat memiliki kekayaan mencapai USD800 juta atau setara Rp11,60 triliun menurut data Forbes tahun 2018. kekayaan itu mengantarkan mereka berada pada peringkat ke-37 orang paling kaya di Indonesia. Namun rupanya kekayaan Rusdi dan Kusnan Kirana tersebut turun dibandingkan tahun 2017 yang mencapai USD970 juta atau setara Rp14,06 triliun. Puncak kejayaan Kusnan dan Rusdi Kirana tampaknya ada pada 2015 dengan total nilai kekayaan mencapai USD1,9 miliar.

Rusdi mengaku awal mula membangun Lion Air karena kejeliannya melihat peluang. Stigma yang dulu beredar di masyarakat, hanya orang-orang kaya saja yang bisa naik . Alhasil pemikiran itu berusaha ia ubah dengan mendirikan maskapai bertarif rendah atau low cost carrier Lion Air. Tak disangka kemunculan Lion Air disambut antusias oleh masyarakat dan berhasil mengantarkan Lion Air sebagai maskapai dengan jumlah terbanyak tahun 2013.

Meski awalnya ia dan sang kakak masih minim pengalaman, Rusdi tetap berkeyakinan bisa menangkap peluang menjanjikan dari bisnis di bidang maskapai penerbangan. Bermula dari 1 unit armada pesawat Boeing 737-200 sewaan tahun 2000, Lion Air berhasil berkembang secara masif dan membeli 234 pesawat Airbus dari Perancis dan 230 pesawat Boeing dari Amerika tahun 2013 lalu.

Uniknya lagi, meskipun punya kekayaan yang luar biasa, Rusdi Kirana kerap dinilai tidak terlihat seperti seorang miliarder. Bahkan Rusdi mengaku hanya ingin pergi dengan naik penerbangan kelas ekonomi. “Hal itu kadang membuat partner bisnis saya gelisah,” gurau Rusdi.

Loading...