Kedatangan Presiden ke BEI Tak Mampu Kuatkan Rupiah dan IHSG

Presiden Jokowi di BEINilai tukar Rupiah terhadap terbukti makin terpuruk pada (10/8). Menurut pantauan Indeks Dolar loomberg, Rupiah sore ini hingga tiba di posisi Rp 13.550,5 per Dolar AS. Posisi Rupiah ini lebih rendah dari penutupan di hari sebelumnya yang menempatkan Rupiah pada level Rp 13.541 per Dolar AS. Sedangkan berdasarkan kurs referensi (Jakarta Interbank Spot Dollar Rate) Bank Indonesia (BI), Rupiah masih tetap berada di level Rp 13.536 per Dolar AS. Posisi ini tak berbeda dengan kedudukan Rupiah di sesi penutupan kemarin.

Bersamaan dengan Rupiah, (Indeks Gabungan) juga turut mengalami pelemahan. Bahkan, kedatangan Presiden Joko Widodo ke (BEI) untuk memperingati hari jadi diaktifkannya modal Indonesia yang ke-38 hari ini juga tak mampu membawa banyak perubahan. IHSG ditutup melemah sebesar 21,35 poin (setara 0,45%) pada level 4.748,95.

Diketahui ada 194 saham yang merayap di zona merah, 76 saham menguat, dan sisanya 87 saham masih stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp 3,41 triliun dengan volume 4,23 miliar lot saham. Sebelumnya pada bulan April 2015 lalu, Presiden Joko Widodo sempat datang ke BEI dan saat itu indeks berhasil mencetak rekor penguatan tertingginya yang mencapai level 5.523,29 setelah naik sebesar 0,79% (42,25 poin).

Loading...