Kebijakan Suku Bunga Negatif Solusi Ekonomi Pasca-Brexit?

Dalam sebuah wawancara dengan , Presiden dan CEO Goldman Sachs, Lloyd Blankfein, mengutarakan bahwa kebijakan moneter, salah satunya penerapan negatif, merupakan solusi untuk mengatasi perlambatan , terutama pasca-Brexit. Di samping itu, setiap pelaku bisnis juga harus bisa menyesuaikan dengan siklus perekonomian jika ingin bisnis mereka tetap berjalan.

“Saya pikir kebijakan suku bunga negatif di dan kebijakan suku bunga yang sangat rendah di AS adalah salah satu solusi untuk merangsang pertumbuhan ekonomi,” kata Blankfein. “Meski kemudian itu tidak berharga ketika Anda mendekati nol atau melalui nol, saya masih mengerti kenapa kebijakan tersebut tetap digunakan.”

Blankfein mencontohkan kasus di Jepang yang sangat sulit melakukan reformasi struktural, seperti mendapatkan yang lebih atau mengajak wanita masuk dalam dunia kerja. “Jika melihat stimulus lebih cepat datang dari sisi , saya pikir Jepang juga akan beralih,” sambungnya.

“Krisis keuangan adalah trauma besar,” lanjut Blankfein. “Bagian dari itu termasuk lambatnya produk domestik bruto () dan produktivitas, bahkan sebelum krisis keuangan.”

Sementara mengenai keluarnya Inggris dari Uni Eropa, Blankfein mengatakan bahwa pihaknya masih akan mencari tahu apakah tetap bisa menjalankan bisnis dengan Eropa dan juga Inggris atau mendistribusikan ke -negara Eropa lain. “Kami memiliki kantor di beberapa Eropa lainnya, tetapi krisis terbesar adalah Inggris Raya. Jadi, kami harus berurusan dengan itu,” tutupnya.

Loading...