Kamis Sore, Rupiah Tetap Menguat Jelang Libur Paskah

Rupiah - ekbis.sindonews.comRupiah - ekbis.sindonews.com

JAKARTA – mampu mempertahankan posisi di teritori hijau pada Kamis (18/4) sore setelah greenback cenderung bergerak terbatas menjelang libur panjang Paskah. Menurut paparan Index pada pukul 15.59 WIB, Garuda terpantau menguat 40 poin atau 0,29% ke level Rp14.045 per .

Sementara itu, siang tadi Bank Indonesia menetapkan kurs tengah berada di posisi Rp14.016 per , melonjak 50 poin atau 0,35% dari perdagangan sebelumnya di level Rp14.066 per AS. Bank sentral menetapkan kurs jual di level Rp14.086 per AS, sedangkan kurs beli dipatok di posisi Rp13.946 per AS.

Sejumlah ekonom sendiri sebelumnya memprediksi bahwa rupiah berpotensi bergerak naik usai pemilu. Pasalnya, penyelenggaraan pemilu yang aman dan lancar menandakan bahwa kondisi ketidakpastian politik dalam negeri sudah berakhir, yang akhirnya disukai oleh para investor. “Hasil quick count yang dimenangkan petahana juga membawa angin segar, karena selain kepastian kian jelas, keberlanjutan pun dapat terlaksana,” tutur ekonom Bahana Sekuritas, Satria Sambijantoro, dilansir Kontan.

“Sentimen positif bagi rupiah juga datang dari luar negeri. Ekonomi China dilaporkan mengalami pada kecepatan stabil di level 6,4% pada kuartal pertama 2019, lebih dari konsensus pasar yang sebesar 6,3%,” sambung Satria. “Hal ini berdampak positif karena hubungan perdagangan antara Indonesia dengan China lebih besar.”

Dari pasar , indeks dolar AS cenderung bergerak dalam kisaran yang tipis pada hari Kamis, setelah kemarin terpuruk akibat laporan ekonomi Negeri Tirai Bambu. Setelah dibuka menguat, mata uang Paman Sam terpantau berbalik melemah tipis 0,010 poin atau 0,01% ke level 96,999 pada pukul 12.06 WIB, setelah transaksi sebelumnya berakhir di posisi 97,009.

Saat ini, perhatian investor tertuju pada data ekonomi Eropa sebagai sinyal bahwa pertumbuhan global telah pulih. Rilis Purchasing Managers Index (PMI) Benua Biru di sektor manufaktur dan jasa pada Kamis waktu setempat akan memberikan indikasi kekuatan ekonomi Eropa di masa datang. Aliran masuk investasi ke Eropa telah membaik, yang mana dapat memberikan euro tenaga melawan greenback.

Loading...