Kadar Beragam & Masih Belum Diolah, Berapa Harga Emas Mentah Saat Ini?

Harga emas - www.viva.co.idHarga emas - www.viva.co.id

termasuk yang memiliki nilai cukup tinggi dan kerap dijadikan aset untuk investasi. Seluruh emas yang beredar di , mulai dari emas maupun emas batangan awalnya berasal dari emas mentah alias raw gold. Emas mentah sendiri merupakan paduan emas apapun dalam keadaan alami yang masih belum diolah. Karena emas mentah adalah zat alami yang ditemukan di alam, biasanya ada di tanah atau batuan tertentu yang memiliki kandungan emas tinggi.

emas mentah ada bermacam-macam, mulai dari gold nugget, serpihan emas (gold flakes), dan gold dust (debu emas). Sebagian besar emas mentah rata-rata mengandung kadar 18 karat atau kemurnian 750 bagian per 1.000.

“Saat menjual nugget emas, debu, dan serpih, bayangkan Anda dibayar setara dengan perhiasan 18 K. Itu adalah konten rata-rata dari . Karena nugget emas memiliki banyak mineral yang terperangkap di dalamnya, maka potongan harga untuk bobot logam non-emas itu masuk akal, tetapi tidak terlalu banyak, karena mineral itu sangat ringan,” demikian seperti dilansir Portlandgoldbuyers.

Emas mentah biasanya bisa dibeli dari penambang dan pedagang emas yang ada di sejumlah pameran dagang. Selain itu, ada pula pedagang yang menjual emas mentah melalui situs e-commerce, misalnya saja eBay. Berdasarkan penelusuran di eBay, harga emas mentah jenis gold bullion nugget cukup variatif. Adapun untuk gold nugget 1,19 gram Australia dijual dengan harga mencapai Rp 1,1 jutaan, lalu ada juga gold nugget Alaska 2,331 gram yang dibanderol seharga Rp 1,58 jutaan.

Karena masih belum diolah, wujud emas mentah biasanya masih tidak beraturan. Oleh sebab itu, sebagian besar Indonesia biasanya lebih menyukai emas yang sudah berwujud lantakan (batangan) atau perhiasan yang bisa dipakai sebagai aksesoris sehari-hari.

Saat ini harga emas sedang dalam posisi turun ke level terendah dalam sepekan pada Jumat (18/1) lantaran harapan mencairnya konflik antara Amerika Serikat dengan China. Dilansir Reuters melalui Liputan6, Sabtu (19/1), harga emas di spot turun 0,4 persen menjadi USD 1.285,82 per ounce. Sebelumnya, harga emas sempat mencapai level terendah sejak (9/1) di angka USD 1.283,51 per ounce. Sedangkan harga emas berjangka AS turun 0,5 persen jadi USD 1.285,20 per ounce.

“Meningkatnya selera risiko di kalangan pelaku pasar tercermin dalam meningkatnya portofolio di pasar saham. Hari ini (Jumat) emas tampaknya tidak diminati sebagai tempat yang aman,” kata analis Commerzbank Daniel Briesemann.

Loading...