Kabar Investigasi SEC Sempat Bikin Nilai Bitcoin Keok

Bitcoin - flippingincome.comBitcoin - flippingincome.com

Harga mengalami penurunan usai beredar kabar yang menyatakan bahwa Securities and Exchange Commission melakukan penyelidikan terhadap dan penasihat yang berkaitan dengan teknologi cryptocurrency pekan ini. Alhasil pada 14.34 UTC hari Jumat (2/3) kemarin harga 1 bitcoin token diperdagangkan 3% dari USD 11.165,66 menjadi USD 10.811 hanya dalam kurun waktu 12 jam.

Berdasarkan dari Coindesk Bitcoin Price Index, harga bitcoin hari ini naik 2,07% menjadi USD 11.247,34 atau sekitar Rp 154 jutaan setelah dibuka pada level USD 11.019,52 dengan pangsa sebesar USD 190 miliar. Masih belum diketahui mengapa nilai bitcoin sempat mengalami penurunan. Para pengamat meyakini jika hal ini masih terkait dengan investigasi SEC.

Secara SEC menargetkan initial coin offerings (ICO) untuk menyelidiki bagaimana strukturnya. Pasalnya ICO tidak diatur secara ketat seperti initial public offering (IPO). Perusahaan startup kripto biasanya mengumpulkan uang dengan menerbitkan token melalui ICO.

Pada Desember 2017, Ketua SEC Jay Clayton mengisyaratkan jika pihaknya akan menindak pasar kripto yang tidak diatur. “Sejumlah kekhawatiran telah diajukan mengenai pasar kripto dan ICO. Termasuk karena saat ini masih beroperasi, perlindungan terhadap lebih rendah daripada di pasar sekuritas kami, sehingga memiliki peluang kecurangan dan manipulasi yang lebih besar,” ujar Clayton, seperti dilansir Investopedia.

Sejak awal tahun 2018 ini Bitcoin telah turun lebih dari 60% dari catatan rekor terakhirnya. Tak hanya itu, jumlah transaksi harian bitcoin pun dilaporkan mengalami penurunan. Hal ini membuat para investor bertanya-tanya karena level tersebut belum pulih meski harga Bitcoin menghasilkan return 50% sejak (5/2) lalu.

Rata-rata jumlah yang tercatat setiap hari turun hampir separuh dari rekor tertinggi Desember dan menyentuh level terendahnya dalam 2 tahun terakhir, bahkan ketika Bitcoin melonjak di atas USD 10.000. Menurut Charles Morris, kepala investasi Newscape Capital Group di London, dan pembelian di jaringan bitcoin, yang bisa diukur dengan metrik seperti volume transaksi, merupakan indikasi arah harga.

Meski volume transaksinya mulai berkurang, tak semua orang setuju bahwa hal ini menandakan adanya masalah pada bitcoin. Beberapa kalangan menilai jika kondisi ini akan kembali normal dan tanda-tanda bahwa pasar semakin berkembang ke arah yang matang.

Loading...