Joe Biden Menang, Rupiah Lanjut Menguat di Awal Pekan

Rupiah menguat pada perdagangan Senin (9/11) pagi - fajar.co.id

JAKARTA – Kemenangan dalam pemilihan presiden AS memberikan angin segar bagi pergerakan pada Senin (9/11) pagi. Menurut catatan Bloomberg Index pukul 09.19 WIB, Garuda menguat 45 poin atau 0,32% ke level Rp14.165 per dolar AS. Sebelumnya, spot sudah ditutup naik 170 poin atau 1,18% di posisi Rp14.210 per dolar AS pada Jumat (6/11) kemarin.

“Pasar mengapresiasi kemenangan Biden, bahkan sejak perhitungan suara masih dilakukan, terlihat dari penguatan rupiah yang terjadi sepanjang pekan lalu,” tutur Direktur Utama PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim, dilansir dari Bisnis. “Pasalnya, gaya Biden sangat berseberangan dengan petahana Donald Trump, yang dinilai memberikan angin segar terhadap pasar.”

Ibrahim menambahkan, untuk masalah stimulus fiskal, kendati tidak sebesar rencana semula, Biden hampir pasti akan melanjutkan stimulus fiskal untuk menanggulangi dampak ekonomi akibat pandemi. Ini yang menurutnya akan menjadi daya gedor sendiri sehingga rupiah terus mengalami penguatan. “Sementara, dari dalam negeri, penguatan mata uang Garuda ditopang fundamental ekonomi yang dianggap kebal terhadap krisis,” sambung Ibrahim.

Hampir senada, analisis CNBC Indonesia menuturkan bahwa satu hal yang membuat pelaku pasar lebih nyaman dengan Biden adalah ekspektasi bahwa pemerintah ke depan tidak akan ‘aneh-aneh’. Kemungkinan besar tidak ada lagi perang dagang yang memanas antara AS dengan berbagai , terutama China. Selain itu, tidak ada lagi presiden yang terang-terangan ‘menyerang’ gubernur bank sentral, serta cuitan-cuitan di Twitter yang menggemparkan, tidak hanya dunia maya, juga dunia nyata.

“Akibat ‘keberpihakan’ pasar kepada Biden, keunggulannya membuat investor menjadi bergairah dalam sepekan terakhir. Aset-aset berisiko menjadi rebutan, sementara aset aman ditinggalkan,” tulis CNBC Indonesia. “Dalam sepekan terakhir, dunia menguat tajam. Di New York, indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) melesat 6,87% secara point-to-point sepanjang pekan ini. Dalam periode yang sama, indeks S&P 500 melonjak 7,32% dan Nasdaq Composite meroket 9,01%.”

Loading...