Jepang Kejar Pertukaran Bilateral Yen dengan Negara ASEAN

Pertukaran Bilateral Yen dengan Negara ASEAN - asia.nikkei.com

TOKYO – saat ini sedang berusaha untuk mengejar atau fokus melakukan acuan pertukaran mata uang mereka, , dengan -negara yang tergabung dalam ASEAN. Hal ini dilakukan Negeri Sakura untuk melindungi nilai tukar yen ketika persediaan dana menjadi ketat saat terjadi krisis keuangan dan juga sebagai penghambat pengaruh mata uang China, yuan.

Menteri keuangan Jepang dan kepala bank sentral negara setempat dijadwalkan bertemu dengan pemimpin negara-negara ASEAN untuk pertama kalinya dalam empat tahun pada tanggal 4 Mei mendatang di Yokohama, bertepatan dengan pertemuan tahunan Asian Development Bank (ADB). Tokyo berharap inisiatif tersebut akan membuat keuangan dan mata uang negara-negara di Asia lebih stabil dan mereka akan melakukan negosiasi pertama dengan Indonesia.

Pengaturan “swap” ini akan memberikan Jepang keleluasaan memasok bank asing dan institusi lainnya dengan dana dalam bentuk yen, terutama melalui bank sentral di masing-masing negara Asia Tenggara. Lembaga keuangan dapat melepas kepemilikan yen di bawah kerangka kerja tersebut, yang dapat memperbaiki likuiditas dan membendung efek riak selama krisis keuangan. Negara-negara ASEAN bahkan bisa mendapatkan AS dengan yen, kemudian menggunakan greenback untuk menopang mata uang mereka sendiri.

Perusahaan asal Negeri Sakura juga dapat merasa lega dalam kerangka kerja yang memberi mereka akses perdagangan luar negeri ke yen selama krisis. Untuk ke seluruh Asia, yen sudah digunakan di sekitar 46 persen selama paruh kedua tahun fiskal 2016, hampir setara penggunaan dolar AS yang mencapai 48 persen. Perusahaan kecil dan menengah di Jepang sendiri pada umumnya enggan mengambil risiko terkait fluktuasi mata uang dan menyukai berbasis yen.

Langkah Jepang ini muncul ketika anggota ASEAN terlihat seperti “menyapih” diri dari dolar AS, sebuah tren yang dapat mendukung adopsi yen secara lebih luas. Pada tahun 2015 lalu, Vietnam telah menetapkan suku bunga nol persen dalam upaya mendorong penggunaan mata uang lainnya. Sementara, Indonesia mengamanatkan transaksi yang dilakukan di wilayahnya harus menggunakan .

Jepang juga sedang membidik China, yang sedang sibuk menginternasionalisasi yuan. IMF mengatakan yen menyumbang 4,21 persen cadangan mata uang asing yang dimiliki negara lain, mengalahkan 1,07 persen milik yuan. Namun, Beijing telah menandatangani perjanjian pertukaran mata uang bilateral dengan Malaysia, Thailand, dan negara-negara Asia lainnya. Sementara, Singapura dan Filipina memutuskan untuk menambahkan yuan ke cadangan mata uang asing mereka tahun lalu.

Loading...