Jembatan Hamadi-Holtekam, Harapan Baru untuk Ekonomi Papua

Jayapura – Jembatan Holtekam yang dibangun di atas Teluk Youtefa diyakini akan mengatrol di Jayapura, Papua. Jembatan layang sepanjang 732 meter tersebut kini tengah digarap dengan progress mencapai 12% dan ditargetkan akan rampung pada tahun 2018 mendatang.

“Saat ini kegiatan pembangunan sudah memasuki tahap pemasangan tiang pancang di atas laut,” ujar Oesman H. Marbun, Kepala Balai Jembatan X Papua, pekan lalu.

Pembangunan Jembatan yang diberi nama Jembatan Layang Hamadi-Holtekam itu dimulai pada 9 Mei 2015 lalu. Ketika itu, hadir dalam acara peletakan batu pertama.

Menurut Oesman, keberadaan Jembatan Holtekam akan berkontribusi mengurai kepadatan perkotaan, permukiman, serta kegiatan perekonomian dalam Kota Jayapura. Selain itu, Jembatan Holtekan akan menggali potensi wisata sepanjang trase jalan agar lebih terintegrasi, diantaranya Pantai Hamadi, Teluk Youtefa, dan Pantai Holtekam.

Lebih dari itu, Jembatan ini akan menjadi akses baru penghubung perekonomian antara RI dengan Papua New Guinea, yang selama ini telah berjalan melalui pintu perbatasan di Skouw, Muara Tami.

“Dari kawasan pemerintahan (Jayapura) ke Muara Tami jaraknya 50 kilometer dengan waktu tempuh 2,5 jam karena harus memutar teluk. Jika ada jembatan ini, jaraknya bisa dipangkas jadi hanya 33 kilometer, dengan waktu tempuh hanya 1,5 jam,” papar Oesman.

Biaya pembangunan Jembatan Hamadi-Holtekam diperkirakan mencapai Rp 1,5 triliun. Dana ini diambil dari 3 sumber, yakni , APBD Provinsi Papua, dan APBD Kota Jayapura.

Loading...