Jelang Rilis Data Ekonomi oleh BPS, Rupiah Tembus Level 13.600-an

Jakarta – Rupiah melanjutkan babak penguatannya memasuki hari ke-4 pada Senin pagi (1/2). Garuda kembali 3 poin (0,02%) pada level Rp 13.775 per di kali pembukaan sesi awal perdagangan hari ini. Rupiah bahkan terpantau telah meninggalkan level 13.700-an setelah menguat kembali setinggi 90 poin (0,65%) pada pukul 09.00 WIB, menggesernya pada level Rp 13.688/USD.

Reza Priyambada, Kepala Riset NH Korindo Securities , memperkirakan Rupiah masih memiliki peluang cukup besar untuk menguat jelang dirilisnya data Indonesia oleh BPS hari ini.

“Menjelang rilisnya data-data ekonomi Indonesia dan capital inflow yang terlihat kembali masuk baik di ekuitas maupun membuat kami semakin optimis terhadap penguatan lanjutan (Rupiah),” ungkap Reza dalam risetnya (1/2).

Badan Pusat Statistik (BPS) dijadwalkan untuk mengumumkan sejumlah data ekonomi Indonesia pada pukul 11.00 WIB nanti. Beberapa data ekonomi yang akan dirilis diantaranya adalah :

  • Perdagangan Komoditas Strategis 2015,

  • Perkembangan Pariwisata dan Desember 2015,

  • Perkembangan Indeks Produsen Triwulan IV-2015,

  • Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang serta Mikro dan Kecil Triwulan IV-2015,

  • Perkembangan Indeks Harga Konsumen/ Januari 2016 ,

  • Indeks Harga Perdagangan Besar Januari 2016, dan

  • Perkembangan Nilai Tukar Petani dan Harga Gabah Januari 2016

Hasil pengamatan dari Moody’s Investors Service yang mengafirmasi peringkat Indonesia pada level layak investasi juga menjadi faktor penopang Rupiah. Moody’s di hari sebelumnya (31/1) telah memberikan afirmasi sovereign credit rating Republik Indonesia pada level Baa3 (stable outlook).

Loading...