Jelang Pemilu Korsel, Samsung Tegaskan Tak Akan Bentuk Perusahaan Induk

Samsung Group chief Lee Jae-yong - asia.nikkei.comSamsung Group chief Lee Jae-yong - asia.nikkei.com

Langkah Samsung Electronic menggugat pemegang saham minoritas menjelang usulan legislatif Presiden liberal baru, Moon Jae-in diperkirakan dapat memberi dampak yang besar pada di .

Bukannya beralih ke perusahaan induk sebagaimana yang dianjurkan oleh yang berlaku, Samsung justru telah meningkatkan dividen dan pembelian kembali saham serta membatalkan saham treasury, yakni saham yang secara tradisional dipegang oleh kelompok chaebol (konglomerat) sebagai alat pertahanan terhadap pemegang saham aktif.

Dilansir dari Nikkei, menurut Peter S. Kim, Managing Director & Investment Strategist di Mirae Asset Daewoo, langkah-langkah tersebut seharusnya tak hanya membantu keluarga Lee yang mengendalikan Samsung untuk mendapatkan dukungan dari pemegang saham minoritas, namun juga bisa menjadi contoh bagi konglomerat lain dalam perjalanan ke depannya di tengah pergeseran politik di Korsel.

Pemilu Moon Jae-in dipicu oleh skandal korupsi yang melibatkan mantan presiden Korsel, Park Geun-hye, rekan dekat Choi Soon-sil dan chaebol yang termasuk dalam Samsung Group. Choi mendapat hukuman 3 tahun karena menyalahgunakan pengaruhnya untuk mendapatkan universitas bagi putrinya, tetapi persidangan terus berlanjut dengan tuduhan lain yang lebih serius. Persidangan untuk Park Geun-hye dan Lee Jae-young selaku bos Samsung juga terus bergulir.

Dari sekian skandal yang dicermati dalam kasus itu adalah dugaan intervensi pemerintahan Park mendukung upaya Lee tahun 2015 untuk menggabungkan 2 afiliasi Samsung, yakni Samsung C&T dan Cheil Industries untuk meningkatkan penguasaannya. Merger tersebut memperoleh dukungan besar dari National Pension Service, pemegang saham di kedua perusahaan tersebut, meski para kritikus menganggap rencana itu bertentangan dengan kepentingan pemegang saham minoritas.

“Wakil ketua Samsung Group Lee Jae-yong berkolusi dengan pihak lain termasuk kepala kantor strategi perusahaan Choi Gee-sung untuk menyuap presiden dan Choi Soon-sil dengan tujuan mendapat dukungan atas suksesinya dengan menggelapkan dana perusahaan,” kata jaksa Park Young-soo.

Selama beberapa dekade, chaebol telah menikmati dukungan kebijakan dari pemerintah dengan premis bahwa keberhasilan mereka sangat penting bagi daya saing ekspor dan pertumbuhan negara. Kelemahan tata kelola perusahaan menjadi salah satu faktor kesenjangan antara ekuitas lokal dan rekan-rekan industri mereka.

Di bawah kepemimpinan Moon nantinya kemungkinan perlindungan yang melekat pada keluarga chaebol akan terancam. Moon bahkan berjanji untuk membentuk Fair Trade Commission yang dipimpin Kim Sang-jo untuk memantau praktik perdagangan dan bisnis perusahaan besar. Badan pengawas ini juga mengatur transaksi intra-kelompok antara afiliasi chaebol.

Untuk mendahului gejolak politik yang terjadi di Korsel, Samsung Group pada bulan Mei secara resmi mengumumkan bahwa mereka tak akan membentuk perusahaan holding. Kemungkinan hal ini karena mereka tak ingin menarik perhatian publik lewat upaya membangun kontrol permanen dari perusahaan induk.

Loading...