Jelang Momen Liburan, Kurs Dolar AS stabil di Pasar Asia

Membuka perdagangan minggu ini, Indeks Dolar AS kembali menunjukkan pelemahan seperti akhir pekan lalu. Meski begitu, secara teknis Dolar cenderung mengalami rebound sepanjang (21/12) akibat sepinya sentimen-sentimen penggerak .

Dalam kisaran mingguan pekan lalu, Indeks Dolar berhasil memimpin pergerakan forex dengan menguat selama 6 minggu berturut-turut. Rivalnya, , berhasil turun 0,2% terhadap Dolar hingga berada pada posisi 1.0855. Sementara , yang sebelumnya sempat menyentuh level ¥ 123,590/ hingga lebih dari 2 minggu, kini berada pada level ¥ 121,33/ setelah Dolar turun 1.02%.

Semalam, Analis Vibiz Research Center memperkirakan pergerakan index Dolar AS akan berkisar pada angka 98,61 hingga 99,12. Indeks Dolar diperkirakan mencapai level resisten di posisi 99,32 dan level support di kisaran 98,50.

Hingga saat ini, momentum kenaikan suku bunga masih menjadi sentimen penggerak utama Indeks Dolar. Keputusan kenaikan suku bunga pertama sejak 2006 itu mengakhiri kebijakan suku bunga 0% dan menggantinya menjadi 0,25-0,5%. Tak banyak berubah dari kisaran suku bunga terakhir yang ditetapkan pada 2008 lalu, yakni 0,25%.

Dikutip dari Reuters, pergerakan Dolar AS cenderung stabil di pasar Asia jelang liburan Natal dan akhir pekan ini karena disokong oleh langkah kebijakan di dan . Momen liburan akan membuat pasar sepi dan berpotensi untuk melemahkan perdagangan.

Loading...