Jelang Lebaran, Harga Tiket Bus Semarang – Bali Naik 10 Persen

Harga atau tarif tiket bus normal jurusan Semarang - Bali biasanya berkisar antara Rp280.000. Saat mudik lebaran diperkirakan akan naik sebesar Rp300 ribuan. Ada 2 operator bus yang menyediakan rute ini, Muji Jaya dan Safari Dharma Raya. Harga tiket bus sudah termasuk harga tiket kapal feri.Transportasi umum bus antarkota

Selain dengan menggunakan mobil pribadi, kereta, ataupun pesawat, untuk berkunjung ke luar kota umumnya orang memilih untuk menggunakan sarana bus. Sama seperti lainnya, bus juga menyediakan pilihan kelas, mulai dari ekonomi, eksekutif, hingga premium.

Saat menjelang Lebaran, umumnya tarif tiket bus naik. Namun Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi, membantah kabar beredar yang menyatakan bahwa tiket bus mengalami pelonjakan yang cukup tinggi. Ia mengaku telah meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana mudik di Terminal Pulo Gebang, Jakarta, pada Minggu, 3 Juni 2018. Berdasarkan peninjauan itu, dia memastikan kenaikan tiket tidak melebihi 10 persen dari normal.

Misalnya, harga atau tarif tiket bus normal jurusan Semarang – Bali biasanya berkisar antara Rp280.000. Maka saat mudik lebaran diperkirakan akan naik sebesar Rp300 ribuan. Ada 2 operator bus yang menyediakan rute ini yaitu Muji Jaya dan Safari Dharma Raya. Harga tiket bus ini sudah termasuk harga tiket kapal feri.

Perusahaan Otobus atau PO dilarang menaikkan harga tiket selama musim mudik melebih harga batas atas yang telah ditentukan. Imbauan tersebut berlaku bagi bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) kelas ekonomi.Sedangkan untuk bus AKAP kelas dan eksekutif harga bisa disesuaikan dengan mekanisme , dengan aturan mencantumkan harga pada tiket yang diberikan dan juga pada loket penjualan tiket. Bagi PO yang terbukti melakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi khusus mulai dari sanksi administrasi hingga pencabutan izin trayek.

Saat ini, para penumpang juga dianggap telah makin sadar untuk tidak membeli tiket melalui calo yang terus meningkat keberadaannya menjelang Lebaran. Meski tidak semua melakukan pembelian tiket melalui online sebagaimana yang diimbau pemerintah. “Nah, saya tadi wawancara, yang kemajuan adalah mereka yakin bahwa pada saat membeli, memang belum semuanya online, mereka tidak lagi dengan calo. Jadi satu kemajuan yang berarti,” katanya kepada Viva.

Budi juga mengimbau agar masyarakat untuk lebih mau menggunakan online untuk melakukan pembelian tiket bus, di samping harganya sesuai dengan yang disediakan oleh pengada jasa angkut Lebaran, keamanan tiketnya juga bisa terjamin. “Jadi tidak melebihi yang diceritakan orang ada tarif yang berlebihan (untuk tiket busnya). Jadi bagus, bahkan saya pikir ada pemikiran yang beragam harganya,” katanya.

Untuk layanan mudik Lebaran, pihaknya menambahkan rute perjalanan bus. Dari yang semula hanya mencapai 10 ribu rute, kini mencapai 14 ribu rute dari Jakarta ke Jawa maupun Sumatra. Di samping itu, layanan bus mudik Lebaran juga telah lebih nyaman, yang dibuktikan dari layanannya yang langsung mengarah lokasi tujuan pemudik, sehingga memudahkan warga tiba di kampung halaman.

Pemerintah juga telah menyediakan mudik gratis saat Lebaran bagi motor. Kuota yang disediakan bagi 15 ribu pemudik dan kini masih tersisa 13 ribu. “Mudik gratis menggunakan kapal laut masih banyak. Kapal laut itu bisa mudik (orangnya), motornya juga ikut mudik, dapet doorprize motor lagi,” ujarnya.

Karena itu, Budi mengimbau agar masyarakat tidak lagi mudik menggunakan sepeda motor dan beralih ke umum. Sebab mudik menggunakan motor menurutnya tidak aman. Pada mudik Lebaran tahun 2017, sebanyak 70 persen kecelakaan disebabkan pemudik menggunakan sepeda motor.

Loading...