Jangan Salah! Meski Tarif Murah, Cabut Gigi di Puskesmas Ternyata Berkualitas

cabut gigi puskesmas

Banyak yang enggan mengobati gigi ke puskesmas karena beranggapan bahwa kualitas gigi yang ada di puskesmas tak bisa dipertanggungjawabkan, apalagi karena berobat ke puskesmas ini memang cukup terjangkau.

Padahal salah seorang pasien bernama Don mengaku hanya perlu membayar sekitar Rp 20 ribu saja untuk jasa dokter dan menebus di apotek. Biaya yang ia keluarkan tersebut tentunya sangat jauh di bawah perkiraan.

“Selama ini saya menganggap kalau kunjungan dokter gigi itu pasti menguras isi dompet. Ternyata periksa di puskesmas itu dan kualitasnya oke,” kata warga yang tinggal di Pondok Aren, Tangerang Selatan ini.

Menurut ahli kesehatan gigi, Drg. Eva Fauziah Sp. KGA, masyarakat tidak perlu khawatir terkait dokter gigi di puskesmas. Pasalnya dokter gigi di puskesmas dapat menangani berbagai permasalahan gigi seperti halnya dokter gigi di atau rumah .

“Kami, para dokter gigi, memiliki standar. Jika masalahnya berat pasti akan dirujuk ke klinik atau yang memiliki alat lebih lengkap,” kata Eva. Eva juga menegaskan bahwa dokter gigi yang ditugaskan di Puskesmas bukanlah dokter magang apalagi dokter ‘buangan’ dari besar.

Ditemui di tempat terpisah, Drg. Zaura Anggraeni MDS mengungkapkan bahwa tarif berobat yang murah di puskesmas itu disebabkan oleh adanya subsidi yang cukup besar dari pemerintah. “Jadi jangan kaget kalau tarif dokter gigi di puskesmas hanya sepuluh atau dua puluh ribu . Itu bukan berarti mereka dokter ‘buangan’ lho,” tandasnya.

Sebagai contoh, cabut gigi di rumah sakit swasta tarifnya bisa mencapai Rp 500 ribu. Sedangkan di Puskesmas tarifnya hanya sekitar Rp 10 ribu saja. Sementara itu untuk tambal gigi sementara, trepanasi, perawatan syaraf gigi, grinding, dan buka jahitan tarifnya hanya Rp 5.000. Layanan seperti tambal gigi tetap, pembersihan karang gigi, insisi abses, dan alveolektomi hanya dikenai biaya sekitar Rp 10.000.

Loading...